Profil & Institusi

ATRO Bali: Kampus Radiologi yang Mengubah Ruang Rontgen Menjadi Ruang Belajar

3 September 2026, 13:18 WIB / Alifa Putri Chaerani
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times - AKTEK Radiodiagnostik Dan Radioterapi Bali atau yang dikenal sebagai ATRO Bali menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi kesehatan yang memiliki fokus spesifik pada bidang radiologi. Kampus ini berada di Jalan Tukad Batanghari VII No. 21, Panjer, Denpasar Selatan, Bali, dan tercatat sebagai perguruan tinggi swasta dengan kode 084034 dalam basis data pendidikan pemerintah. (Referensi Data Kemendikdasmen)

ATRO Bali didirikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan Nasional Nomor 204/D/O/2008 tertanggal 22 September 2008. Sejak awal, institusi ini diarahkan untuk menghasilkan tenaga profesional di bidang radiologi, khususnya melalui pendidikan Diploma III Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. (Referensi Data Kemendikdasmen)

Website resmi ATRO Bali

Identitas dan Status Kampus ATRO Bali

Dalam data pendidikan pemerintah, nama resmi yang tercatat adalah AKTEK Radiodiagnostik Dan Radioterapi Bali. Kampus berstatus swasta dan berlokasi di Kota Denpasar, Provinsi Bali, dengan NPSN 084034. Data pemerintah juga mencantumkan nomor SK pendirian 204/D/O/2008. (Referensi Data Kemendikdasmen)

Secara kelembagaan, ATRO Bali diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali. Perkembangannya dimulai dengan penyelenggaraan DIII Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi, kemudian berkembang dengan hadirnya program Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan. (ATRO Bali)

Akreditasi yang Perlu Diketahui

Bagi calon mahasiswa, status akreditasi menjadi salah satu aspek penting sebelum memilih kampus. Data LLDIKTI Wilayah VIII mencatat Program Studi Radiodiagnostik Dan Radioterapi jenjang DIII di ATRO Bali dengan status Unggul, berdasarkan SK LAM-PTKes Nomor 1137/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2024 yang berlaku sampai 29 Desember 2029. (LLDIKTI Wilayah VIII)

Catatan pentingnya, data pemerintah dan informasi di situs kampus dapat memiliki pembaruan pada waktu berbeda. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya memeriksa kembali status akreditasi terbaru melalui PDDIKTI atau LLDIKTI sebelum melakukan registrasi.

Akademik dan Program Studi

Akademik dan Program Studi

Program yang paling relevan dengan nama institusi adalah DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi dengan kode program studi 11402 dalam data SINTA. ATRO Bali juga memiliki Program Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan dengan kode 11302. (SINTA)

Pada jenjang DIII, masa pendidikan dirancang minimal enam semester. Materinya tidak hanya berupa teori, tetapi juga mencakup praktik laboratorium, seminar, workshop, praktik kerja lapangan, serta tugas akhir. (ATRO Bali)

Mahasiswa mempelajari berbagai kompetensi yang berkaitan dengan radiografi, CT Scan, USG, MRI, kedokteran nuklir, dan radioterapi. Kampus juga menyebut adanya pembekalan tambahan seperti Basic Life Support, TOEFL, serta Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi Medik Tingkat II. (ATRO Bali)

Fasilitas dan Praktik Lapangan

Pendidikan radiologi membutuhkan fasilitas yang mendukung pembelajaran berbasis praktik. Materi informasi pendidikan ATRO Bali mencantumkan fasilitas seperti laboratorium radiologi, peralatan rontgen, USG, CT Scan, CR, peralatan QA dan QC radiologi, perpustakaan, serta akses Wi-Fi. (ATRO Bali)

Praktik Tidak Berhenti di Laboratorium

Salah satu bagian penting dari pendidikan DIII adalah praktik kerja lapangan. ATRO Bali menyebut pelaksanaan PKL selama tiga bulan dengan jaringan rumah sakit di Bali serta sejumlah rumah sakit di Jawa Timur, Lombok, Jakarta, dan Manado. (ATRO Bali)

Model pendidikan seperti ini memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengenal lingkungan pelayanan kesehatan secara langsung. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting karena pekerjaan radiografer membutuhkan kemampuan teknis sekaligus pemahaman terhadap prosedur pelayanan pasien.

Kehidupan Mahasiswa dan Ekstrakurikuler

Kehidupan kampus tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik. Statuta ATRO Bali mencantumkan organisasi kemahasiswaan berupa Senat Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM, serta Himpunan Mahasiswa Program Studi. (ATRO Bali)

Organisasi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, minat, dan kegiatan yang berkaitan dengan keilmuan. Dengan demikian, aktivitas mahasiswa tidak terbatas pada pembelajaran di kelas dan laboratorium.

Jalur Pendaftaran dan Biaya Kuliah

Jalur Pendaftaran dan Biaya Kuliah

Untuk penerimaan mahasiswa baru, ATRO Bali menyediakan jalur seleksi dan jalur prestasi. Pada penerimaan tahun akademik 2026/2027, jalur prestasi diperuntukkan bagi lulusan SMA/MA jurusan IPA dan SMK Kesehatan untuk program terkait, dengan seleksi berdasarkan prestasi akademik maupun nonakademik. (ATRO Bali)

Persyaratan yang tercantum antara lain dokumen rapor, sertifikat prestasi jika ada, pasfoto, serta surat keterangan tidak buta warna. ATRO Bali juga membuka jalur seleksi umum untuk calon mahasiswa yang tidak mengikuti atau belum berhasil melalui jalur prestasi. (ATRO Bali)

Untuk biaya, nominal harus diperiksa berdasarkan periode penerimaan karena dapat berubah. Sebagai gambaran dari informasi biaya yang pernah dipublikasikan ATRO Bali, komponen pendidikan mencakup dana pengembangan pendidikan, SPP per semester, asuransi, perlengkapan mahasiswa, PKKMB, dan uang kemahasiswaan. Biaya ujian akhir, praktik kerja lapangan, dan wisuda dapat ditentukan tersendiri. (ATRO Bali)

Kampus juga menyediakan informasi mengenai berbagai bentuk beasiswa. Karena beberapa informasi beasiswa di situs berasal dari periode sebelumnya, calon mahasiswa sebaiknya mengonfirmasi ketersediaan dan nominal terbaru langsung kepada pihak kampus. (ATRO Bali)

Prospek Kerja dan Jaringan Alumni

Lulusan DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi dipersiapkan menjadi Radiografer Madya. Bidang kerja yang disebutkan kampus meliputi rumah sakit negeri maupun swasta, laboratorium atau klinik kesehatan, fasilitas kedokteran gigi dan hewan, industri peralatan radiologi, unit proteksi radiasi, hingga institusi yang berkaitan dengan pengawasan dan pemanfaatan teknologi radiasi. (ATRO Bali)

Jaringan praktik ATRO Bali juga memberikan pengalaman lintas daerah karena mahasiswa dapat menjalani praktik di sejumlah fasilitas kesehatan di Bali maupun luar Bali. Bagi mahasiswa vokasi, pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting ketika memasuki dunia kerja.

Lulusan DIII juga memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan di ATRO Bali maupun program kesehatan lain yang sesuai. (ATRO Bali)

Kesimpulan

Kesimpulan

ATRO Bali menawarkan pendidikan vokasi yang sangat spesifik bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni dunia radiologi. Identitas institusinya tercatat dalam basis data pendidikan pemerintah dengan kode 084034, sedangkan Program Studi DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi tercatat dengan status akreditasi Unggul pada data LLDIKTI Wilayah VIII hingga akhir 2029. (Referensi Data Kemendikdasmen)

Kekuatan utamanya terletak pada kombinasi pembelajaran teori, praktik laboratorium, praktik di rumah sakit, serta pembekalan kompetensi tambahan. Dengan prospek sebagai Radiografer Madya dan peluang melanjutkan pendidikan, ATRO Bali dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin masuk ke bidang teknologi radiologi dengan jalur pendidikan vokasi yang terarah.

FAQ

  1. Apa itu ATRO Bali? ATRO Bali adalah Akademi Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi Bali, perguruan tinggi swasta bidang kesehatan yang berlokasi di Denpasar.

  2. Apa program studi utama ATRO Bali? Salah satunya adalah DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi yang mempersiapkan mahasiswa menjadi Radiografer Madya.

  3. Bagaimana akreditasi DIII Radiodiagnostik dan Radioterapi ATRO Bali? Data LLDIKTI Wilayah VIII mencatat program studi tersebut berstatus Unggul hingga 29 Desember 2029.

  4. Di mana lokasi ATRO Bali? Kampus berada di Jalan Tukad Batanghari VII No. 21, Panjer, Denpasar Selatan, Bali.

  5. Apa prospek kerja lulusan ATRO Bali? Lulusan dapat bekerja sebagai radiografer di rumah sakit, klinik, laboratorium kesehatan, industri peralatan radiologi, serta bidang proteksi radiasi sesuai kompetensi dan ketentuan profesi.

Topik Terkait

Trending Hari Ini