Profil & Institusi

Data PT Negeri 2025: Jawa Barat Catat 24 Lembaga dan 179 Program Studi

15 Agustus 2026, 21:10 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Peta perguruan tinggi Indonesia tidak hanya memperlihatkan berapa banyak kampus yang berdiri di setiap daerah. Data juga dapat menunjukkan seberapa besar kapasitas pendidikan tinggi yang tersedia, mulai dari jumlah program studi, mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, hingga dosen.

Gambaran tersebut terlihat dalam Tabel 1.11 Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 yang memuat kondisi perguruan tinggi tiap provinsi. Tabel tersebut memiliki cakupan kementerian atau lembaga lain, dengan status perguruan tinggi negeri, dan mencatat enam indikator utama pendidikan tinggi sepanjang 2025.

Secara nasional, terdapat 145 lembaga perguruan tinggi, 976 program studi, 72.720 mahasiswa baru, 234.757 mahasiswa terdaftar, 71.168 lulusan, serta 11.188 dosen.

Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Kampus Terbanyak

Jawa Barat Menjadi Provinsi dengan Kampus Terbanyak

Jawa Barat menjadi daerah yang paling menonjol dalam tabel tersebut. Provinsi ini memiliki 24 lembaga perguruan tinggi, angka tertinggi dibandingkan provinsi lain yang tercantum.

Jumlah tersebut diikuti Jawa Timur dengan 16 lembaga dan Jawa Tengah dengan 12 lembaga. DKI Jakarta berada di posisi berikutnya dengan 11 lembaga, sedangkan Banten memiliki 8 lembaga dan Daerah Istimewa Yogyakarta tercatat memiliki 7 lembaga.

Keunggulan Jawa Barat juga terlihat dari jumlah program studi. Terdapat 179 program studi di provinsi tersebut, jauh lebih banyak dibandingkan Jawa Timur yang memiliki 109 program studi dan Jawa Tengah sebanyak 88 program studi.

Data ini menunjukkan bahwa jumlah institusi berjalan beriringan dengan variasi program studi yang tersedia. Namun, jumlah lembaga atau program studi tidak secara otomatis menggambarkan kualitas masing-masing perguruan tinggi. Indikator tersebut lebih tepat dibaca sebagai gambaran kapasitas dan sebaran pendidikan tinggi pada cakupan data yang digunakan.

Mahasiswa Baru dan Terdaftar Tertinggi Juga Ada di Jawa Barat

Posisi Jawa Barat semakin terlihat ketika indikator mahasiswa diperhatikan. Sepanjang 2025, provinsi ini mencatat 9.646 mahasiswa baru dan 33.444 mahasiswa terdaftar.

Angka mahasiswa baru tersebut menjadi yang tertinggi dalam tabel. Jawa Tengah berada di bawahnya dengan 8.784 mahasiswa baru, sedangkan Jawa Timur mencatat 6.602 mahasiswa baru.

Pada indikator mahasiswa terdaftar, Jawa Barat juga berada di posisi teratas dengan 33.444 mahasiswa. Jawa Tengah mencatat 26.488 mahasiswa terdaftar dan Jawa Timur sebanyak 19.075 mahasiswa.

Jika dibandingkan dengan total nasional, jumlah mahasiswa baru Jawa Barat setara sekitar 13,3 persen dari 72.720 mahasiswa baru. Sementara itu, mahasiswa terdaftar di Jawa Barat mencapai sekitar 14,2 persen dari total nasional 234.757 mahasiswa. Persentase tersebut merupakan hasil perhitungan berdasarkan angka pada tabel.

Lulusan dan Dosen Mengikuti Besarnya Aktivitas Pendidikan

Besarnya jumlah mahasiswa di Jawa Barat juga tercermin dalam jumlah lulusan dan dosen. Tabel mencatat 10.530 lulusan di Jawa Barat sepanjang 2025, tertinggi dibandingkan provinsi lain dalam data tersebut.

Jawa Tengah berada di urutan berikutnya dengan 9.296 lulusan, sementara Jawa Timur mencatat 6.073 lulusan. DKI Jakarta menghasilkan 4.210 lulusan pada periode yang sama.

Dari sisi tenaga pengajar, Jawa Barat memiliki 2.106 dosen. Jumlah ini juga menjadi yang tertinggi dalam tabel, diikuti Jawa Tengah sebanyak 1.123 dosen dan Jawa Timur sebanyak 961 dosen.

Perbandingan tersebut memperlihatkan bahwa Jawa Barat memiliki skala aktivitas pendidikan tinggi yang besar pada seluruh indikator utama yang ditampilkan. Meski begitu, data ini tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan rasio ideal dosen-mahasiswa atau kualitas pembelajaran karena tabel tidak secara khusus menyajikan indikator tersebut.

Pendidikan Tinggi Tidak Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Pendidikan Tinggi Tidak Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Walaupun beberapa provinsi di Pulau Jawa mendominasi sejumlah indikator, tabel menunjukkan keberadaan perguruan tinggi negeri dalam cakupan kementerian atau lembaga lain di berbagai wilayah Indonesia.

Sumatera Utara, misalnya, memiliki 6 lembaga dengan 41 program studi. Sulawesi Selatan memiliki 12 lembaga dan 62 program studi. Bali memiliki 4 lembaga dengan 30 program studi, sedangkan Papua Barat memiliki 5 lembaga dan 19 program studi.

Di sisi lain, terdapat provinsi dengan skala yang lebih kecil. Kalimantan Utara tercatat menggunakan tanda “-” pada seluruh indikator dalam tabel, sementara beberapa provinsi lainnya memiliki satu atau dua lembaga.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kapasitas pendidikan tinggi antarwilayah belum seragam. Data seperti ini penting karena membantu melihat distribusi akses pendidikan tinggi secara lebih konkret, bukan hanya berdasarkan nama atau reputasi kampus.

Apa Arti Data Ini bagi Pendidikan Tinggi Indonesia?

Tabel 1.11 memberikan gambaran bahwa kapasitas pendidikan tinggi berbeda cukup jelas antarprovinsi. Jawa Barat menonjol karena memiliki jumlah lembaga, program studi, mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, dan dosen yang tinggi dalam cakupan data tersebut.

Bagi calon mahasiswa, data ini dapat menjadi konteks awal untuk memahami persebaran pilihan pendidikan tinggi di Indonesia. Bagi pemerintah dan pengelola pendidikan, statistik tersebut dapat menjadi salah satu dasar untuk membaca kebutuhan pengembangan kapasitas pendidikan tinggi di berbagai daerah.

Namun, angka tersebut perlu dibaca sesuai cakupannya. Data pada tabel merupakan statistik tahun 2025 dengan status negeri dan lingkup kementerian atau lembaga lain, sehingga tidak dapat langsung dianggap sebagai jumlah seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Kesimpulan

Statistik Pendidikan Tinggi 2025 menunjukkan Jawa Barat sebagai provinsi dengan posisi paling menonjol dalam Tabel 1.11 untuk perguruan tinggi berstatus negeri pada lingkup kementerian atau lembaga lain. Jawa Barat memiliki 24 lembaga, 179 program studi, 9.646 mahasiswa baru, 33.444 mahasiswa terdaftar, 10.530 lulusan, dan 2.106 dosen.

Secara nasional, tercatat 145 lembaga, 976 program studi, 72.720 mahasiswa baru, 234.757 mahasiswa terdaftar, 71.168 lulusan, dan 11.188 dosen. Angka-angka tersebut memperlihatkan skala pendidikan tinggi Indonesia sekaligus perbedaan kapasitas antardaerah pada 2025.

FAQ

  1. Berapa jumlah perguruan tinggi dalam data nasional pada 2025?
    Tabel mencatat 145 lembaga perguruan tinggi dalam cakupan kementerian atau lembaga lain dengan status negeri.
  2. Provinsi mana yang memiliki lembaga perguruan tinggi terbanyak?
    Jawa Barat dengan 24 lembaga perguruan tinggi.
  3. Berapa jumlah program studi di Jawa Barat?
    Jawa Barat memiliki 179 program studi berdasarkan Tabel 1.11 tahun 2025.
  4. Berapa mahasiswa baru di Jawa Barat pada 2025?
    Jawa Barat mencatat 9.646 mahasiswa baru.
  5. Berapa jumlah mahasiswa terdaftar secara nasional?
    Secara nasional terdapat 234.757 mahasiswa terdaftar dalam cakupan data tabel tersebut.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek, Tabel 1.11 “Gambaran Umum Perguruan Tinggi (PT) Tiap Provinsi”, lingkup Kementerian atau Lembaga Lain, status Negeri/Public, tahun 2025.

Topik Terkait

Trending Hari Ini