Kampus Times - Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua atau IHTP Papua menjadi salah satu perguruan tinggi yang menarik perhatian dalam perkembangan pendidikan tinggi di Papua Barat pada 2026. Kampus ini merupakan hasil perubahan bentuk kelembagaan dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menjadi institut dengan cakupan bidang akademik yang lebih luas.
Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama. Berdasarkan pemberitaan mengenai keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, perubahan bentuk STIH Manokwari menjadi Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua ditetapkan melalui SK Nomor 631/B/O/2026.
Dari STIH Manokwari Menjadi IHTP Papua
STIH Manokwari memiliki sejarah pendidikan tinggi yang cukup panjang di Papua Barat. Institusi tersebut bermula dari Fakultas Hukum Extension Manokwari yang didirikan pada 17 Februari 1975, sebelum berkembang menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari.
Pada 21 Juli 2026, perubahan kelembagaan tersebut ditandai melalui rapat senat terbuka di Manokwari sekaligus pelantikan Dr. Filep Wamafma sebagai Rektor IHTP Papua. Transformasi ini membuat institusi yang sebelumnya berfokus pada ilmu hukum memiliki ruang akademik yang lebih beragam.
Data pemerintah sebelumnya mencatat STIH Manokwari dengan NPSN 143001, berstatus perguruan tinggi swasta dan berlokasi di Jalan Karya ABRI No. 2 Sanggeng, Manokwari, Papua Barat.
Dalam basis data layanan pendidikan tinggi Kementerian, nama Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua juga tercatat dengan kode perguruan tinggi 142008. Data tersebut memperkuat bahwa institusi ini telah masuk dalam ekosistem pendataan perguruan tinggi nasional.
Empat Program Studi yang Menjadi Pilihan

Salah satu perubahan penting setelah menjadi institut adalah bertambahnya cakupan program studi. IHTP Papua menyelenggarakan empat program studi, yaitu Sarjana Ilmu Hukum, Magister Hukum, Sarjana Ilmu Pemerintahan, dan Sarjana Manajemen Rekayasa.
Kehadiran Magister Hukum memiliki arti tersendiri bagi pendidikan tinggi di Manokwari. LLDIKTI Wilayah XIV menyebut program tersebut sebagai program pendidikan magister hukum pertama di Kabupaten Manokwari, sehingga masyarakat tidak lagi hanya memiliki pilihan pendidikan hukum pada jenjang sarjana.
Sementara itu, kehadiran Ilmu Pemerintahan dan Manajemen Rekayasa memperluas karakter akademik IHTP Papua. Kombinasi tersebut memperlihatkan upaya menghubungkan hukum, tata kelola pemerintahan, teknologi, serta kebutuhan pembangunan daerah.
Mengapa Nama Teknologi Menjadi Bagian Penting?

Nama Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua menunjukkan adanya penekanan pada keterkaitan antara ilmu hukum dan perkembangan teknologi. Dalam konteks pendidikan tinggi modern, persoalan hukum semakin bersinggungan dengan ruang digital, tata kelola data, pelayanan publik berbasis teknologi, hingga kejahatan siber.
Kurikulum yang tersedia pada laman institusi sebelumnya juga memuat mata kuliah seperti Hukum Cyber Crime, Hak Kekayaan Intelektual, Hukum Pajak, Hukum Investasi, Hukum Otonomi Daerah dan Otsus, serta berbagai bidang hukum lainnya.
Pengembangan tersebut menjadi relevan bagi Papua yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan lintas bidang. Lulusan tidak hanya dituntut memahami aturan, tetapi juga mampu membaca perubahan teknologi dan persoalan pembangunan yang semakin kompleks.
Fasilitas dan Sumber Daya Manusia
Dalam peluncuran IHTP Papua, Rektor Filep Wamafma menyatakan bahwa institusi telah mempersiapkan sumber daya manusia, sarana pendidikan, fasilitas pendukung, serta tenaga dosen untuk menjalankan aktivitas akademik sebagai institut.
KLIKPAPUA juga melaporkan bahwa IHTP memiliki 30 dosen tetap untuk bidang ilmu hukum dan enam di antaranya telah bersertifikasi. Informasi tersebut menjadi gambaran mengenai kapasitas sumber daya manusia yang menopang penyelenggaraan pendidikan di institusi tersebut.
Bagi calon mahasiswa, aspek tersebut penting diperhatikan bersama informasi resmi mengenai program studi, status akreditasi, biaya pendidikan, fasilitas, dan mekanisme penerimaan mahasiswa baru.
Website Resmi dan Informasi Kampus

Website institusi yang masih menggunakan portal STIH Manokwari memuat informasi akademik dan kini menampilkan identitas Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua pada bagian bawah situs. Laman tersebut juga menyediakan informasi program studi dan berbagai layanan kampus.
Website resmi kampus: Portal Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua
Untuk verifikasi data kelembagaan, pembaca juga dapat menggunakan sumber pemerintah. Data pendidikan pemerintah mencatat identitas dan lokasi institusi sebelumnya sebagai STIH Manokwari, sementara perubahan menjadi IHTP Papua ditetapkan melalui keputusan kementerian pada 2026.
Kesimpulan
Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua merupakan perkembangan kelembagaan dari STIH Manokwari yang telah berdiri sejak 1975. Perubahan status pada 2026 memperluas cakupan akademiknya melalui empat program studi, yakni Ilmu Hukum, Magister Hukum, Ilmu Pemerintahan, dan Manajemen Rekayasa.
Kehadiran IHTP Papua menjadi penting karena kebutuhan pendidikan tinggi di Papua Barat semakin beragam. Dengan menggabungkan ilmu hukum, pemerintahan, teknologi, dan pembangunan, institusi ini memiliki ruang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami aspek regulasi, tetapi juga mampu menghadapi persoalan pembangunan dan transformasi digital.
Bagi calon mahasiswa, informasi mengenai IHTP Papua sebaiknya selalu diverifikasi melalui laman resmi kampus dan basis data pemerintah agar memperoleh informasi terbaru mengenai program studi, penerimaan mahasiswa, akreditasi, serta status kelembagaan.
FAQ
Apa itu Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua? Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua adalah perguruan tinggi swasta di Manokwari yang merupakan transformasi dari STIH Manokwari pada 2026.
Di mana lokasi IHTP Papua? IHTP Papua berada di kawasan Sanggeng, Manokwari, Papua Barat, dengan alamat yang sebelumnya tercatat sebagai Jalan Karya ABRI No. 2 Sanggeng.
Apa saja program studi IHTP Papua? Program studinya mencakup Sarjana Ilmu Hukum, Magister Hukum, Sarjana Ilmu Pemerintahan, dan Sarjana Manajemen Rekayasa.
Kapan STIH Manokwari berubah menjadi IHTP Papua? Perubahan bentuk kelembagaan ditetapkan melalui SK Nomor 631/B/O/2026 dan diresmikan pada Juli 2026.
Apa website resmi IHTP Papua? Portal resmi yang saat ini digunakan dan menampilkan identitas Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua adalah portal.stih-manokwari.ac.id