Kampus Times- Mahasiswa di seluruh Indonesia kembali mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan riset, menulis, dan menyampaikan gagasan melalui Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) HIMEP EXPO 2026.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMEP) ini mengusung tema “Ekonomi Kolaboratif dan Resiliensi Nasional: Menjawab Tantangan Disrupsi dalam Arus Globalisasi.”
Tema tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menawarkan gagasan akademik sekaligus solusi terhadap berbagai persoalan ekonomi yang berkembang di tengah perubahan teknologi, globalisasi, dan dinamika dunia kerja.
LKTIN HIMEP EXPO 2026 Terbuka untuk Mahasiswa Seluruh Indonesia
LKTIN HIMEP EXPO 2026 terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Peserta dapat mengikuti lomba secara individu maupun dalam tim. Dalam ketentuannya, satu tim dapat terdiri atas maksimal tiga mahasiswa yang berasal dari jurusan, fakultas, maupun perguruan tinggi yang berbeda.
Format tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik untuk membangun kolaborasi dan menghasilkan karya ilmiah dengan perspektif yang lebih beragam.
Setiap tim atau kelompok hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya tulis ilmiah. Dengan demikian, peserta perlu memastikan gagasan yang dipilih benar-benar relevan dengan tema utama serta memiliki argumentasi dan solusi yang kuat.
Delapan Subtema yang Bisa Dipilih Peserta
Untuk mempersempit ruang kajian, panitia menyediakan delapan subtema yang dapat menjadi acuan dalam menyusun karya.
1. Kolaborasi Startup dan Komunitas Digital
Subtema ini dapat diarahkan pada bagaimana startup, komunitas digital, dan inovasi teknologi dapat berkolaborasi menghadapi perubahan teknologi global.
Peserta dapat mengangkat isu transformasi digital, ekonomi berbasis platform, inovasi bisnis, hingga pemanfaatan teknologi untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional.
2. Gotong Royong Membangun UMKM
UMKM menjadi salah satu sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian. Peserta dapat membahas strategi kolaborasi untuk membantu UMKM bertahan, berkembang, dan meningkatkan daya saing.
Gagasan dapat mencakup digitalisasi, akses pembiayaan, pemasaran, penguatan sumber daya manusia, hingga kolaborasi antara UMKM dengan berbagai pemangku kepentingan.
3. Sinergi Sektor Keuangan dan Industri Digital
Perkembangan teknologi keuangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Subtema ini dapat digunakan untuk membahas sinergi sektor keuangan dengan industri digital dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih adaptif.
4. Aksi Kolektif Akar Rumput
Peserta juga dapat mengangkat gerakan ekonomi lokal yang berkembang dari masyarakat desa hingga tingkat kota.
Fokusnya dapat berupa bagaimana inisiatif masyarakat mampu membangun ketahanan ekonomi sekaligus menciptakan manfaat yang berkelanjutan.
5. Kebijakan Pro Rakyat dan Kolaborasi Lintas Sektor
Karya ilmiah dapat membahas kebijakan ekonomi yang berorientasi pada masyarakat serta pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
Pendekatan lintas sektor menjadi semakin penting ketika persoalan ekonomi tidak lagi dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
6. Bisnis Berkelanjutan dan Eco-Collab
Perubahan iklim dan tuntutan terhadap praktik ekonomi yang lebih ramah lingkungan membuka ruang bagi gagasan mengenai bisnis berkelanjutan.
Peserta dapat menawarkan konsep kolaborasi ekonomi yang mengintegrasikan kepentingan bisnis dengan keberlanjutan lingkungan.
7. Upgrading Skill Generasi Muda
Perubahan teknologi turut mengubah kebutuhan dunia kerja. Karena itu, peningkatan keterampilan generasi muda menjadi salah satu isu yang relevan untuk dikaji.
Peserta dapat menawarkan strategi pengembangan kompetensi agar mahasiswa dan generasi muda lebih siap menghadapi transformasi pekerjaan.
8. Rantai Pasok Lokal
Subtema terakhir berfokus pada penguatan rantai pasok lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar internasional.
Kajian dapat diarahkan pada penguatan produsen lokal, efisiensi distribusi, ketahanan pangan maupun industri, serta strategi meningkatkan kemandirian ekonomi.
Jadwal Pendaftaran dan Tahapan Lomba
Berdasarkan informasi pada flyer, pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung mulai 8 Agustus hingga 20 September 2026.
Setelah tahap pengumpulan, karya peserta akan memasuki proses penilaian pada 21–27 September 2026. Selanjutnya, pengumuman enam besar dijadwalkan pada 28 September 2026.
Peserta yang berhasil masuk enam besar akan mengikuti tahap presentasi pada 30 September 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026.
Rangkaian tersebut membuat peserta perlu memperhatikan tenggat sejak awal. Menyusun karya ilmiah tidak hanya membutuhkan waktu untuk menulis, tetapi juga untuk mencari referensi, mengembangkan argumentasi, melakukan penyuntingan, dan memastikan naskah memenuhi ketentuan lomba.
Ketentuan Karya yang Perlu Diperhatikan
Peserta diwajibkan menghasilkan karya yang orisinal dan belum pernah dipublikasikan. Panitia juga mencantumkan kewajiban bagi peserta untuk mengutip salah satu jurnal dari Jurnal Convergence sebagai bagian dari ketentuan penulisan.
Selain itu, peserta wajib membaca dan mengikuti aturan lomba yang telah ditetapkan. Naskah yang tidak memenuhi ketentuan administratif maupun substansi berpotensi tidak dapat mengikuti proses penilaian.
Peserta juga diminta mengisi dan menandatangani materai serta mengunggah surat pernyataan bahwa karya belum pernah dipublikasikan di media atau tempat lain.
Hadiah hingga Rp850 Ribu
LKTIN HIMEP EXPO 2026 menawarkan penghargaan bagi empat pemenang.
Juara 1 memperoleh hadiah Rp850.000, sedangkan Juara 2 mendapatkan Rp650.000. Adapun Juara 3 memperoleh Rp450.000 dan Juara 4 mendapatkan Rp250.000.
Selain hadiah uang, para pemenang juga memperoleh sertifikat dan uang pembinaan sesuai ketentuan panitia.
Bagi mahasiswa, kompetisi seperti ini bukan hanya tentang hadiah. Pengalaman menyusun karya ilmiah, melakukan riset, mempertahankan argumentasi, dan mempresentasikan gagasan dapat menjadi bagian penting dari pengembangan kompetensi akademik maupun profesional.
Biaya Pendaftaran LKTIN HIMEP EXPO 2026
Biaya pendaftaran yang tercantum dalam flyer adalah Rp20.000 per tim.
Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening:
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor rekening: 901943410706
Atas nama: Nazwa Falhaura Zalfa
Peserta sebaiknya memastikan kembali detail pembayaran dan menyimpan bukti transaksi sebelum melanjutkan proses administrasi.
Cara Daftar LKTIN HIMEP EXPO 2026
Pendaftaran dapat dilakukan melalui QR Code yang tercantum pada flyer. Untuk memudahkan pembaca KampusTimes, tautan pendaftaran langsung dapat diakses melalui:
Pendaftaran LKTIN HIMEP EXPO 2026:
Daftar Sekarang melalui Formulir Pendaftaran
Peserta disarankan mengisi data secara teliti dan memastikan seluruh informasi yang diberikan sesuai dengan identitas peserta atau anggota tim.
Setelah melakukan pendaftaran dan pembayaran, peserta perlu mengikuti instruksi panitia terkait pengumpulan karya dan dokumen pendukung.
Kesimpulan
LKTIN HIMEP EXPO 2026 menjadi kesempatan bagi mahasiswa D3, D4, dan S1 seluruh Indonesia untuk menuangkan gagasan melalui karya tulis ilmiah bertema ekonomi kolaboratif dan resiliensi nasional.
Dengan delapan pilihan subtema, hadiah hingga Rp850.000 untuk juara pertama, serta kesempatan memperoleh sertifikat dan pengalaman akademik, kompetisi ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset dan berpikir kritis.
Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung 8 Agustus–20 September 2026. Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti kompetisi, persiapan sebaiknya dilakukan sejak awal dengan memilih masalah yang spesifik, menggunakan data yang kuat, menawarkan solusi realistis, dan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan panitia.