Tapin, Kampus Times- Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman kerja nyata sekaligus memahami dunia pertanahan secara langsung, Program Magang Nasional di Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin dapat menjadi salah satu kesempatan yang menarik.
Program ini membuka kesempatan bagi peserta dari sejumlah bidang studi yang relevan untuk terlibat dalam pekerjaan profesional di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin. Selain pengalaman kerja, peserta juga memperoleh sejumlah benefit, termasuk uang saku, pendampingan mentor, jaminan sosial ketenagakerjaan, dan sertifikat pemagangan.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Program Magang Nasional ini ditujukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dengan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan penugasan.
Beberapa bidang studi yang disebutkan dalam persyaratan meliputi lulusan D-IV/S1 Pertanahan, Teknik Geodesi atau Geomatika, Geografi, Hukum, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta program studi lain yang relevan.
Calon peserta juga harus berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar pada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Selain persyaratan akademik, peserta harus memenuhi ketentuan lain, yakni belum pernah ditetapkan sebagai peserta pemagangan nasional pada periode sebelumnya serta berada dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani.
Fokus Penugasan Magang di Kantor Pertanahan Tapin
Program ini tidak hanya memberikan pengalaman administratif bagi peserta. Berdasarkan materi rekrutmen, peserta akan berkesempatan mendukung sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan program pertanahan.
Percepatan Sertifikasi Tanah
Salah satu ruang lingkup penugasan adalah mendukung percepatan sertifikasi tanah masyarakat dan rumah ibadah.
Pengalaman tersebut dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai proses pengelolaan data dan administrasi pertanahan yang memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Peningkatan Kualitas Data Pertanahan
Peserta juga dapat terlibat dalam upaya peningkatan kualitas data pertanahan K4, yang mencakup KW4, KW5, dan KW6.
Bidang ini relevan bagi mahasiswa dengan latar belakang pertanahan, geodesi, geomatika, geografi, maupun bidang lain yang berkaitan dengan pengelolaan data dan administrasi pertanahan.
Mendukung Program 3 Juta Rumah
Ruang lingkup lainnya adalah mendukung percepatan sertifikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam kaitannya dengan Program 3 Juta Rumah.
Keterlibatan dalam program tersebut menjadi peluang bagi peserta untuk melihat bagaimana pekerjaan pertanahan berhubungan dengan agenda pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Benefit yang Didapat Peserta
Salah satu daya tarik Program Magang Nasional ini adalah benefit yang ditawarkan kepada peserta.
Peserta mendapatkan uang saku setara upah minimum kota/kabupaten lokasi magang. Selain itu, peserta memperoleh pengalaman kerja nyata di lingkungan profesional dan mendapatkan pendampingan dari mentor.
Program ini juga mencantumkan sertifikat resmi Kementerian Ketenagakerjaan, dengan peluang memperoleh sertifikasi BNSP.
Tidak berhenti pada pengalaman selama masa magang, peserta juga memiliki peluang untuk direkrut sebagai karyawan tetap apabila memenuhi kebutuhan dan kriteria yang ditetapkan oleh instansi.
Hak Peserta Magang
Dalam materi program, hak peserta mencakup beberapa hal penting, yaitu uang saku, jaminan sosial ketenagakerjaan, pendampingan mentor dari instansi, serta sertifikat pemagangan.
Benefit tersebut membuat program ini tidak hanya berorientasi pada pengalaman, tetapi juga memberikan dukungan selama peserta menjalankan masa pemagangan.
Kewajiban Peserta Magang
Di samping memperoleh hak dan benefit, peserta juga memiliki kewajiban yang harus dipenuhi selama mengikuti program.
Peserta wajib hadir di lokasi kerja sesuai ketentuan dan melakukan pelaporan harian melalui sistem monitoring dan evaluasi yang ditetapkan.
Peserta juga diwajibkan mengikuti peraturan penyelenggara serta arahan mentor selama menjalankan tugas. Hal lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kerahasiaan data dan informasi milik instansi penyelenggara.
Dengan demikian, peserta dituntut memiliki sikap profesional, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga etika selama berada di lingkungan kerja.
Jadwal Magang Nasional 2026
Calon peserta perlu memperhatikan seluruh tahapan rekrutmen karena prosesnya berlangsung dalam beberapa tahap.
21–31 Agustus 2026
Tahap awal berlangsung pada 21–31 Agustus 2026, yang mencakup pendaftaran mitra penyelenggara dan lowongan.
1–3 September 2026
Pada 1–3 September 2026, dilakukan proses verifikasi dan penayangan lowongan.
3–8 September 2026
Tahap yang paling penting bagi calon peserta adalah pendaftaran peserta pada 3–8 September 2026.
Calon pendaftar perlu memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum melakukan proses pendaftaran.
9–15 September 2026
Selanjutnya, pada 9–15 September 2026, berlangsung proses rekrutmen dan pengusulan peserta oleh penyelenggara.
16–18 September 2026
Tahap seleksi dan penetapan peserta oleh Kementerian Ketenagakerjaan dijadwalkan pada 16–18 September 2026.
18 September 2026
Pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 18 September 2026.
21 September 2026
Peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan memulai masa magang pada 21 September 2026, yang menjadi hari pertama pelaksanaan Magang Nasional.
Cara Mendaftar Magang Nasional di Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin
Pendaftaran program dilakukan melalui platform MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan.
Calon peserta dapat mengakses maganghub.kemnaker.go.id untuk melihat informasi lowongan dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Sebelum mendaftar, calon peserta sebaiknya memastikan status kewarganegaraan, jenjang dan bidang pendidikan, status perguruan tinggi, serta ketentuan lain yang tercantum dalam persyaratan program.
Karena kuota yang tersedia hanya 19 peserta, calon pendaftar juga perlu mempersiapkan dokumen dan informasi yang dibutuhkan sejak sebelum periode pendaftaran dibuka.
Kesimpulan
Program Magang Nasional di Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin menjadi kesempatan bagi mahasiswa dari bidang pendidikan yang relevan untuk memperoleh pengalaman kerja nyata di sektor pertanahan.
Dengan 19 kuota peserta, program ini menawarkan sejumlah benefit, mulai dari uang saku setara upah minimum lokasi magang, jaminan sosial ketenagakerjaan, mentor, sertifikat resmi Kementerian Ketenagakerjaan, hingga peluang sertifikasi BNSP dan kesempatan direkrut sebagai karyawan tetap.
Calon peserta perlu mencermati persyaratan dan jadwal, terutama pendaftaran peserta pada 3–8 September 2026 melalui MagangHub. Persiapan dokumen dan pemahaman terhadap ketentuan program menjadi langkah penting agar proses pendaftaran dapat dilakukan dengan baik.