News

Mahasiswa Ilmu Aktuaria UMJT Magang di BPJS Kesehatan Madiun, Belajar Kelola Data dan Administrasi

9 September 2026, 16:14 WIB / Pujoko
Mahasiswa UMJT magang di BPJS Kesehatan Madiun

Mahasiswa UMJT magang di BPJS Kesehatan Madiun

MADIUN, Kampus Times – Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Aktuaria Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) mengikuti kerja praktik atau magang di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun.

Ketiga mahasiswa tersebut yakni Hafizah, Elok Puspita Hapsari, dan Faradila Kartika Sari. Kegiatan kerja praktik berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Agustus hingga 10 September 2026.

Selama menjalani magang, mahasiswa ditempatkan pada dua bagian kerja, yaitu Penjaminan Manfaat dan Utilisasi (PMU) serta bagian Kepesertaan. Hafizah dan Elok Puspita Hapsari ditempatkan di bagian PMU, sedangkan Faradila Kartika Sari menjalankan praktik di bagian Kepesertaan.

Belajar Mengelola Dokumen dan Data

Selama berada di lingkungan BPJS Kesehatan, mahasiswa memperoleh berbagai tugas yang berkaitan dengan dokumen, data, dan administrasi perkantoran.

Hafizah menjelaskan salah satu pekerjaan yang dilakukan adalah pemeriksaan berkas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS). Melalui tugas tersebut, mahasiswa belajar memeriksa kelengkapan dokumen secara menyeluruh.

Dokumen atau bagian yang belum lengkap dicatat untuk kemudian diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. Menurut Hafizah, kegiatan tersebut melatih mahasiswa agar semakin terbiasa bekerja secara teliti.

“Pekerjaan ini membuat mahasiswa lebih terbiasa memperhatikan isi berkas secara menyeluruh dan teliti,” terang Hafizah.

Sementara itu, Elok mengatakan mahasiswa juga mendapatkan tugas melakukan koreksi nota BBM serta pengiriman dan koreksi surat. Pekerjaan tersebut memberikan pengalaman langsung dalam menangani berbagai dokumen administrasi yang digunakan dalam aktivitas kantor.

Menurut Elok, ketepatan informasi dan kelengkapan dokumen menjadi aspek penting sebelum sebuah dokumen digunakan maupun dikirimkan.

Pengalaman Work From Home

Selain bekerja secara langsung di kantor, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman bekerja melalui sistem Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Rabu.

Faradila menjelaskan, melalui WFH mahasiswa belajar menyelesaikan pekerjaan secara lebih mandiri dari tempat masing-masing dengan tetap mengikuti arahan yang diberikan.

Komunikasi dengan pegawai tetap dilakukan apabila terdapat pekerjaan yang membutuhkan konfirmasi. Pola kerja tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi, koordinasi, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.

Melatih Ketelitian dan Kedisiplinan

Ketiga mahasiswa menilai berbagai pekerjaan selama magang memberikan gambaran nyata mengenai lingkungan kerja di sebuah instansi.

Mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan tugas teknis, tetapi juga mulai memahami alur pekerjaan, membangun komunikasi dengan pegawai, serta menjalankan tanggung jawab sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Hafizah menambahkan, pengalaman tersebut turut membentuk sikap kerja mahasiswa. Ketelitian dibutuhkan ketika menangani data dan dokumen, sementara kedisiplinan dan tanggung jawab diperlukan agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.

Memahami Peran Data dalam Jaminan Kesehatan

Dosen Pembimbing Lapangan, Putri Balqis Al Kubro, M.Mat., mengatakan penempatan mahasiswa pada bagian PMU dan Kepesertaan memberikan pengalaman yang lebih luas mengenai proses kerja di BPJS Kesehatan.

Menurutnya, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana administrasi kepesertaan serta proses penjaminan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan dijalankan dalam lingkungan kerja profesional.

“Pengalaman magang di kedua bagian tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai pentingnya data dalam pengelolaan program jaminan kesehatan kepada mahasiswa,” terang Balqis.

Kesimpulan

Magang mahasiswa Ilmu Aktuaria UMJT di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun menjadi sarana pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik di dunia kerja. Melalui pengelolaan dokumen, data, administrasi, hingga pengalaman WFH, mahasiswa memperoleh keterampilan teknis sekaligus membangun ketelitian, kedisiplinan, komunikasi, dan tanggung jawab.

Bagi mahasiswa aktuaria, pengalaman tersebut juga penting karena memperkenalkan penerapan pengelolaan data dalam sektor jaminan kesehatan. Kegiatan kerja praktik semacam ini dapat menjadi bekal strategis bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional yang semakin membutuhkan kemampuan analisis data dan ketelitian dalam pengambilan keputusan.

Topik Terkait