Event

SANTIKA 6 2026 UIN Gus Dur Bahas Humanisasi Pendidikan Matematika di Era AI

16 Agustus 2026, 16:19 WIB / Tutut Septia Wati
SANTIKA 6 2026 UIN Gus Dur Bahas Humanisasi Pendidikan Matematika di Era AI

SANTIKA 6 2026 UIN Gus Dur Bahas Humanisasi Pendidikan Matematika di Era AI

Pekalongan, Kampus Times- Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran matematika. Teknologi dapat membantu guru dan peserta didik mengakses informasi, membuat materi pembelajaran, menganalisis data, hingga menemukan berbagai pendekatan baru dalam menyelesaikan persoalan.

Namun, kemajuan teknologi juga menghadirkan pertanyaan penting: bagaimana memastikan pendidikan matematika tetap menempatkan manusia sebagai pusat pembelajaran?

Pertanyaan tersebut menjadi salah satu landasan Seminar Nasional Tadris Matematika (SANTIKA) 6 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

SANTIKA 6 mengusung tema “Humanizing Mathematics Education in the AI Era: Strengthening Mathematical Thinking, Teacher Professionalism, and Ethical Technology Integration.”

Tema tersebut menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan penguatan aspek manusiawi dalam pendidikan matematika.

SANTIKA 6 Hadirkan Akademisi dan Praktisi Pendidikan

Seminar Nasional Tadris Matematika SANTIKA 6 menghadirkan sejumlah akademisi sebagai pembicara utama dan tokoh yang memberikan sambutan.

Dalam agenda tersebut tercantum Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag., Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, sebagai pemberi opening speech.

Sementara Prof. Dr. Muhlisin, M.Ag., Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dijadwalkan memberikan welcoming speech.

Dua Keynote Speaker

SANTIKA 6 juga menghadirkan dua keynote speaker, yakni Dr. Ahmad Dzulfikar, M.Pd., Dosen UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, serta Prof. Dr. Mery Noviyanti, M.Pd., Dosen Universitas Terbuka.

Kehadiran dua keynote speaker tersebut memperkuat ruang diskusi mengenai perkembangan pendidikan matematika, profesionalisme guru, dan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.

Perspektif akademisi dari institusi berbeda juga dapat memperkaya pembahasan mengenai tantangan dan peluang pendidikan matematika di era digital.

Tujuh Subtema SANTIKA 6 2026

SANTIKA 6 menawarkan ruang pembahasan yang cukup luas. Berdasarkan informasi pada materi publikasi, terdapat tujuh subtema yang menjadi bagian dari seminar.

1. Pembelajaran STEM dan STEAM

STEM dan STEAM menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam pendidikan modern karena mendorong peserta didik menghubungkan matematika dengan bidang ilmu dan kreativitas lainnya.

Pendekatan tersebut dapat membantu pembelajaran menjadi lebih kontekstual sekaligus mendorong kemampuan memecahkan masalah.

2. Pendidikan Matematika

Subtema pendidikan matematika menjadi ruang untuk membahas berbagai perkembangan teori, metode, strategi, dan praktik pembelajaran matematika.

Pembahasan dapat mencakup tantangan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi serta inovasi yang dapat diterapkan oleh pendidik.

3. AI dan Pembelajaran Matematika Digital

Perkembangan AI menjadi salah satu fokus utama SANTIKA 6. Integrasi AI dalam pembelajaran matematika membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih adaptif dan interaktif.

Di sisi lain, pemanfaatannya harus mempertimbangkan aspek etika, akurasi informasi, privasi, serta kemampuan peserta didik untuk tetap berpikir secara mandiri.

4. Etnomatematika

Etnomatematika menghubungkan konsep matematika dengan budaya dan kehidupan masyarakat.

Pendekatan ini dapat membantu peserta didik melihat bahwa matematika tidak selalu berada di ruang kelas, tetapi juga dapat ditemukan dalam berbagai aktivitas, tradisi, pola, arsitektur, kerajinan, dan kehidupan sosial masyarakat.

5. HOTS dalam Pembelajaran Matematika

Higher Order Thinking Skills atau HOTS menjadi aspek penting dalam membangun kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Pembelajaran matematika tidak cukup hanya membuat peserta didik mampu menghafal rumus. Mereka juga perlu mampu menganalisis, mengevaluasi, menghubungkan konsep, dan menghasilkan strategi penyelesaian masalah.

6. Asesmen Pembelajaran Matematika

Asesmen merupakan bagian penting dari proses pendidikan karena dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan kemampuan peserta didik.

Dalam konteks pembelajaran matematika modern, asesmen perlu dirancang agar tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga dapat menggambarkan proses berpikir dan kemampuan pemecahan masalah.

7. Pembelajaran Matematika Beretika dan Humanis

Subtema terakhir memiliki keterkaitan kuat dengan tema besar SANTIKA 6.

Pemanfaatan teknologi perlu berjalan bersama nilai etika dan pendekatan humanis. Pendidikan matematika idealnya tidak hanya menghasilkan peserta didik yang mampu menghitung dan memecahkan soal, tetapi juga individu yang mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, dan menggunakan pengetahuan untuk kehidupan yang lebih baik.

Jadwal Penting SANTIKA 6 2026

Bagi akademisi, mahasiswa, guru, peneliti, maupun praktisi pendidikan yang ingin berpartisipasi, terdapat sejumlah tanggal penting yang perlu diperhatikan.

Penerimaan abstrak berlangsung mulai 10 Juli hingga 29 Agustus 2026. Setelah proses tersebut, pengumuman abstrak diterima dijadwalkan pada 29 Agustus 2026.

Sementara itu, batas akhir pengumpulan full paper adalah 5 September 2026. Peserta juga perlu memperhatikan batas pembayaran registrasi yang ditetapkan hingga 8 September 2026.

Seminar nasional sendiri dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.

Biaya Seminar SANTIKA 6

Seminar ini menyediakan beberapa kategori biaya registrasi.

Berdasarkan informasi pada poster, biaya untuk mahasiswa UIN Gus Dur sebesar Rp50.000, mahasiswa dari luar UIN Gus Dur sebesar Rp75.000, sedangkan kategori dosen/umum sebesar Rp150.000.

Sementara itu, kategori non-presenter tercantum gratis.

Peserta yang berminat perlu memastikan kategori registrasi yang sesuai serta mengikuti ketentuan pembayaran yang ditetapkan panitia.

Seminar Digelar Secara Hybrid

SANTIKA 6 dilaksanakan dengan format hybrid. Peserta dapat mengikuti kegiatan secara luring di lingkungan FTIK UIN Gus Dur maupun secara daring melalui Zoom Meeting.

Format hybrid memberikan fleksibilitas bagi peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti seminar tanpa harus selalu hadir secara fisik di lokasi.

Bagi akademisi dan peneliti yang memiliki keterbatasan jarak, pilihan daring dapat menjadi alternatif untuk tetap berpartisipasi dalam forum ilmiah.

Informasi Seminar:

Template Full Paper

Registrasi Pemakalah

Registrasi Non Pemakalah

OCS (Full Paper)

Kesimpulan

Seminar Nasional Tadris Matematika (SANTIKA) 6 Tahun 2026 hadir dengan tema yang sangat relevan terhadap perubahan dunia pendidikan, yaitu “Humanizing Mathematics Education in the AI Era.”

Melalui pembahasan mengenai STEM dan STEAM, pendidikan matematika, AI, etnomatematika, HOTS, asesmen, serta pembelajaran matematika yang beretika dan humanis, SANTIKA 6 membuka ruang untuk mendiskusikan masa depan pendidikan matematika secara lebih komprehensif.

Seminar yang dijadwalkan pada 16 September 2026 ini juga memberikan kesempatan bagi akademisi dan peneliti untuk berbagi gagasan melalui forum ilmiah serta publikasi.

Pada akhirnya, tantangan pendidikan matematika di era AI bukan sekadar bagaimana menggunakan teknologi terbaru. Tantangan yang lebih penting adalah memastikan teknologi digunakan secara etis, bermakna, dan tetap berpusat pada manusia. Inilah nilai utama yang membuat tema SANTIKA 6 relevan bagi masa depan pendidikan matematika Indonesia.

Topik Terkait

Trending Hari Ini