Profil & Institusi

Statistik Kemdiktisaintek 2025: Jawa Timur Punya 3.566 Program Studi, Tertinggi di Indonesia

18 Agustus 2026, 14:00 WIB / Aji Krisna Bayu
Statistik Kemdiktisaintek 2025: Jawa Timur Punya 3.566 Program Studi, Tertinggi di Indonesia

Statistik Kemdiktisaintek 2025: Jawa Timur Punya 3.566 Program Studi, Tertinggi di Indonesia

Kampus Times- Peta akreditasi program studi di Indonesia pada 2025 menunjukkan bahwa jumlah program studi tidak tersebar secara merata antarprovinsi. Data resmi Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, khususnya Tabel 2.15 tentang Study Program Accreditation by Province, mencatat 25.144 program studi dalam lingkup Kemdiktisaintek dengan status perguruan tinggi negeri dan swasta.

Angka tersebut memberikan gambaran mengenai skala dan persebaran program studi yang tercatat dalam sistem pendidikan tinggi nasional. Namun, data ini juga perlu dibaca secara hati-hati karena tabel menyajikan beberapa kategori status akreditasi, mulai dari A, B, C hingga Unggul, Baik Sekali, Baik, dan Terakreditasi.

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah program studi terbanyak

Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah program studi terbanyak

Dari seluruh provinsi, Jawa Timur menempati posisi pertama dengan 3.566 program studi. Angka ini menjadi yang terbesar dalam Tabel 2.15.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan 3.119 program studi, kemudian Jawa Tengah sebanyak 2.365 program studi dan DKI Jakarta sebanyak 2.277 program studi.

Jika melihat enam provinsi yang tercantum di Pulau Jawa dalam tabel—Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Banten—jumlahnya mencapai 13.281 program studi. Artinya, enam provinsi tersebut menyumbang sekitar 52,8 persen dari total 25.144 program studi yang tercatat.

Besarnya konsentrasi tersebut menunjukkan bahwa Pulau Jawa masih menjadi salah satu pusat utama penyelenggaraan program studi dalam sistem pendidikan tinggi Indonesia. Meski demikian, angka jumlah program studi tidak dengan sendirinya menunjukkan kualitas pendidikan tinggi di masing-masing wilayah.

Bukan hanya soal jumlah, tetapi juga status akreditasi

Hal menarik lain dari data tersebut adalah komposisi status akreditasi secara nasional.

Dari 25.144 program studi, tercatat 5.509 berstatus Unggul, 7.426 Baik Sekali, dan 8.554 Baik. Sementara itu, terdapat 502 program studi dengan status A, 2.407 berstatus B, dan 53 berstatus C. Kolom Terakreditasi mencatat 693 program studi.

Kategori Baik menjadi kelompok terbesar dengan 8.554 program studi atau sekitar sepertiga dari total data. Sementara kategori Baik Sekali mencapai 7.426 program studi dan Unggul sebanyak 5.509.

Komposisi tersebut penting karena sistem dan nomenklatur akreditasi dalam tabel tidak hanya menggunakan kategori yang sama. Karena itu, angka-angka tersebut sebaiknya tidak langsung dijumlahkan untuk menyimpulkan bahwa kategori tertentu merupakan “tingkat kualitas” yang sepenuhnya setara dengan kategori lainnya. Data menunjukkan jumlah pada masing-masing status sebagaimana dicatat dalam statistik resmi.

Provinsi di luar Jawa juga menunjukkan konsentrasi yang berbeda

Di luar Pulau Jawa, jumlah program studi terbesar dalam tabel terlihat di Sumatera Utara dengan 1.458 program studi, disusul Sulawesi Selatan 1.439, Sumatera Barat 812, Aceh 657, dan Sumatera Selatan 601.

Di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, Bali tercatat memiliki 594 program studi, sedangkan Nusa Tenggara Barat memiliki 484 dan Nusa Tenggara Timur 424.

Sementara itu, beberapa provinsi memiliki jumlah program studi yang jauh lebih kecil. Kalimantan Utara tercatat 60 program studi, Kepulauan Bangka Belitung 87, Papua Barat 186, dan Maluku Utara 173.

Perbedaan jumlah ini perlu dipahami dalam konteks ukuran dan karakteristik masing-masing wilayah. Jumlah program studi tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan apakah suatu provinsi memiliki pendidikan tinggi yang lebih baik atau lebih buruk.

Apa arti data ini bagi pendidikan tinggi Indonesia?

Apa arti data ini bagi pendidikan tinggi Indonesia?

Data akreditasi program studi 2025 memberikan dua gambaran sekaligus: skala pendidikan tinggi dan persebarannya secara geografis.

Dari sisi skala, Indonesia memiliki lebih dari 25 ribu program studi yang tercatat dalam tabel. Dari sisi persebaran, konsentrasi terbesar masih terlihat di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta.

Bagi calon mahasiswa, data seperti ini dapat menjadi konteks awal untuk memahami lanskap pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, memilih program studi tentu tidak cukup hanya berdasarkan jumlah atau status akreditasi. Informasi mengenai kurikulum, bidang keilmuan, fasilitas, dosen, biaya, lokasi, rekam jejak lulusan, dan karakter program studi juga perlu dipertimbangkan.

Bagi pemerintah dan pengelola perguruan tinggi, statistik tersebut dapat menjadi salah satu dasar untuk melihat persebaran program studi serta perkembangan akreditasi di berbagai wilayah. Dengan demikian, pembacaan data tidak berhenti pada provinsi mana yang memiliki jumlah terbanyak, tetapi juga bagaimana pengembangan pendidikan tinggi dapat berlangsung secara relevan dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Kesimpulan

Statistik akreditasi program studi 2025 menunjukkan 25.144 program studi tercatat secara nasional, dengan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah terbanyak, yakni 3.566 program studi. Persebaran program studi masih terkonsentrasi cukup kuat di Pulau Jawa, sementara provinsi di luar Jawa memiliki jumlah yang lebih beragam. Di tingkat nasional, kategori Baik, Baik Sekali, dan Unggul menjadi kelompok terbesar dalam tabel. Data ini penting sebagai potret struktur pendidikan tinggi Indonesia, tetapi tidak dapat digunakan sendirian untuk menilai kualitas suatu provinsi atau perguruan tinggi.

FAQ

  1. Berapa jumlah program studi yang tercatat dalam data akreditasi 2025?
    Sebanyak 25.144 program studi tercatat dalam Tabel 2.15 Statistik Pendidikan Tinggi 2025.
  2. Provinsi mana yang memiliki jumlah program studi terbanyak?
    Jawa Timur, dengan 3.566 program studi.
  3. Berapa jumlah program studi di Jawa Barat?
    Jawa Barat tercatat memiliki 3.119 program studi, menjadi jumlah terbesar kedua setelah Jawa Timur.
  4. Status akreditasi apa yang paling banyak tercatat secara nasional?
    Kategori Baik merupakan jumlah terbesar dengan 8.554 program studi, disusul Baik Sekali sebanyak 7.426 dan Unggul sebanyak 5.509.
  5. Apakah jumlah program studi dapat dijadikan ukuran kualitas pendidikan tinggi suatu provinsi?
    Tidak secara langsung. Jumlah program studi menggambarkan skala dan persebaran pendidikan tinggi, tetapi kualitas perlu dilihat menggunakan indikator lain dan konteks masing-masing perguruan tinggi maupun program studi.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek — Tabel 2.15: Akreditasi Program Studi Tiap Provinsi (Study Program Accreditation by Province), lingkup Kemdiktisaintek/MoHEST, status negeri + swasta, tahun 2025.

Topik Terkait

Trending Hari Ini