YOGYAKARTA, Kampus Times - Seorang biarawati asal Maluku, Suster Felika, resmi menjatuhkan pilihannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Program Studi Radiologi Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta pada tahun akademik 2026. Keputusan biarawati Katolik ini untuk menimba ilmu di perguruan tinggi Muhammadiyah berbasis Islam didasari oleh reputasi keunggulan akademik serta rekomendasi iklim kampus UNISA Yogyakarta yang dikenal sangat ramah, aman, dan terbuka bagi mahasiswa dari beragam latar belakang keyakinan. Langkah inklusif Suster Felika di UNISA Yogyakarta ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat luas terhadap mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan universal.
Awal perjalanan akademis sang biarawati di kota pelajar ini membuktikan bahwa batas perbedaan agama tidak menjadi penghalang dalam menuntut ilmu kesehatan demi pelayanan masyarakat.
Alasan Utama Biarawati Asal Maluku Memilih Kuliah Radiologi di UNISA Yogyakarta
Keputusan Suster Felika menempuh studi di Jurusan Radiologi UNISA Yogyakarta bukanlah tanpa alasan matang. Sebelum memutuskan mendaftar, ia telah melakukan penelusuran mendalam terkait akreditasi, ketersediaan fasilitas laboratorium teknis, serta rekam jejak kelulusan tenaga medis yang dihasilkan oleh UNISA Yogyakarta.
Berikut adalah sejumlah faktor kunci yang mendorong Suster Felika memilih UNISA Yogyakarta sebagai tempat menimba ilmu:
Reputasi Akademik Teruji: Program studi kesehatan di UNISA Yogyakarta memiliki standar kualitas pembelajaran yang tinggi serta dilengkapi fasilitas teknologi pencitraan medis (radiologi) yang modern.
Lingkungan Kampus Inklusif: Terkenal dengan keramahan dan nilai moderasi, UNISA Yogyakarta memberikan ruang belajar yang aman dan bebas diskriminasi bagi mahasiswa non-Muslim.
Kebutuhan Layanan Kesehatan Daerah: Keahlian di bidang radiologi sangat dibutuhkan untuk menunjang dan meningkatkan kualitas pelayanan medis masyarakat di wilayah asalnya, Maluku.
Dukungan Penuh Civitas Akademika: Pihak rektorat dan pengelola program studi menyambut hangat kehadiran Suster Felika sebagai bagian dari keluarga besar kampus.
Langkah ini mempertegas posisi UNISA Yogyakarta sebagai perguruan tinggi unggulan yang tidak hanya fokus pada capaian akademis, tetapi juga konsisten merawat nilai-nilai kebhinekaan di Indonesia.
Dampak Positif Kebhinekaan dan Kerjasama Pendidikan Kesehatan di Indonesia
Kehadiran Suster Felika di lingkungan kampus 'Aisyiyah memberikan dampak positif dalam mengikis stigma serta memperkuat jembatan silaturahmi antarumat beragama di ranah pendidikan. Kehadirannya menjadi potret nyata bagaimana institusi pendidikan Islam modern mampu mengayomi seluruh anak bangsa tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun ras.
Pihak manajemen UNISA Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi seluruh mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya secara optimal. Pengalaman Suster Felika diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Indonesia untuk tidak ragu melangkah dan melampaui sekat-sekat perbedaan dalam meraih cita-cita akademis.
Kesimpulan
Keputusan Suster Felika, biarawati asal Maluku, memilih UNISA Yogyakarta untuk belajar Radiologi menjadi bukti nyata keunggulan akademik serta sikap terbuka perguruan tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah. Melalui iklim belajar yang inklusif dan berkualitas tinggi, UNISA Yogyakarta sukses menunjukkan perannya sebagai benteng pendidikan nasionalis yang mencetak tenaga kesehatan profesional demi kemanusiaan.
FAQ
Siapa sosok biarawati asal Maluku yang berkuliah di UNISA Yogyakarta? Sosok tersebut adalah Suster Felika, seorang biarawati Katolik asal Maluku.
Program studi apa yang diambil oleh Suster Felika di UNISA Yogyakarta? Ia memilih Program Studi Radiologi untuk memperdalam keahlian di bidang pencitraan medis.
Mengapa Suster Felika memilih UNISA Yogyakarta sebagai tempat kuliah? Karena mutu akademik prodi kesehatan yang tinggi, fasilitas laboratorium lengkap, serta iklim kampus yang inklusif dan ramah toleransi.
Kapan kisah Suster Felika menempuh pendidikan di UNISA Yogyakarta ini dipublikasikan? Pemberitaan ini dipublikasikan pada bulan September 2026.
Bagaimana sikap UNISA Yogyakarta terhadap mahasiswa dari latar belakang non-Muslim? UNISA Yogyakarta menyambut hangat dan memberikan akses pendidikan yang setara, aman, serta bebas dari diskriminasi.
Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan pemberitaan muhammadiyah.or.id dengan judul asli "Biarawati Asal Maluku Pilih UNISA Yogyakarta untuk Belajar Radiologi" yang dipublikasikan pada hari Selasa, 8 September 2026.