Akademik & Riset

Kapan AGI Hadir? Prediksi Para Pemimpin AI Makin Terbelah

3 September 2026, 16:44 WIB / Anwarul Hidayat
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Kapan Artificial General Intelligence atau AGI akan tercapai? Pertanyaan ini semakin sulit dijawab karena para pemimpin laboratorium AI, akademisi, dan komunitas peramal memiliki perkiraan yang sangat berbeda.

Sebagian tokoh industri teknologi melihat AGI sebagai sesuatu yang mungkin hadir hanya dalam beberapa tahun. Sebaliknya, sejumlah ilmuwan berpendapat bahwa masih dibutuhkan berbagai terobosan sebelum mesin benar-benar memiliki kecerdasan umum yang setara atau melampaui manusia.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa persoalan AGI bukan hanya mengenai kemampuan teknologi. Definisi tentang apa yang disebut AGI juga menentukan kapan seseorang menganggap teknologi tersebut telah tercapai.

Pemimpin Laboratorium AI Memasang Target Berbeda

Prediksi paling agresif datang dari sejumlah tokoh industri AI. Elon Musk memperkirakan AI dapat melampaui kecerdasan satu manusia pada akhir 2025 dan bahkan melampaui kemampuan seluruh manusia pada 2027 atau 2028.

Sementara itu, Dario Amodei, CEO Anthropic, menggambarkan masa depan ketika sistem AI mampu melakukan hampir seluruh tugas yang dilakukan manusia dengan tingkat kemampuan sangat tinggi. Ia menggunakan analogi "negara para jenius di dalam pusat data" untuk menggambarkan kemampuan tersebut.

Menurut proyeksinya, sistem semacam itu berpotensi muncul sekitar 2026 atau 2027 dan hampir pasti tidak lebih lambat dari 2030.

OpenAI Mengukur Kemajuan dari Kemampuan Riset

OpenAI menggunakan pendekatan yang lebih spesifik melalui target kemampuan penelitian AI. Sam Altman memperkirakan AGI dapat hadir dalam masa jabatan kedua Presiden Donald Trump, tetapi program pengembangan mereka juga memiliki sasaran yang lebih terukur.

Salah satunya adalah menciptakan asisten riset AI tingkat magang pada September tahun berikutnya. Target berikutnya adalah menghasilkan peneliti AI mandiri yang benar-benar mampu melakukan pekerjaan penelitian pada Maret 2028.

Pendekatan ini menarik karena kemampuan melakukan riset secara mandiri dapat menjadi indikator konkret untuk mengukur kemajuan AI, dibandingkan menggunakan definisi AGI yang sangat abstrak.

Ada yang Memperkirakan AGI Masih 5–10 Tahun Lagi

Tidak semua pemimpin AI melihat kedatangannya dalam waktu sangat dekat. Demis Hassabis dari DeepMind mengambil posisi yang lebih moderat.

Hassabis memperkirakan AGI masih berjarak sekitar lima hingga sepuluh tahun. Menurut pandangan ini, perkembangan model AI saat ini memang sangat cepat, tetapi masih dibutuhkan satu atau dua terobosan teknologi besar untuk mencapai kecerdasan umum yang sesungguhnya.

Pandangan serupa juga muncul dari sejumlah tokoh lain yang menilai kemampuan AI saat ini belum sepenuhnya menunjukkan kecerdasan umum.

Mengapa Perbedaan Prediksi Bisa Sangat Jauh?

Perbedaan tersebut sebagian berasal dari standar yang digunakan untuk mendefinisikan AGI.

Jika AGI didefinisikan sebagai sistem yang mampu melakukan penelitian AI secara mandiri, pencapaiannya mungkin terlihat semakin dekat. Namun, jika AGI harus memiliki kemampuan umum yang luas, mampu beradaptasi dengan berbagai situasi, memahami dunia secara menyeluruh, dan menyamai manusia dalam hampir seluruh aktivitas intelektual, waktunya dapat menjadi jauh lebih panjang.

Dengan kata lain, perdebatan mengenai kapan AGI tercapai tidak dapat dipisahkan dari pertanyaan apa sebenarnya yang dimaksud dengan AGI.

Prediksi Komunitas Metaculus Ikut Bergerak Lebih Cepat

Prediksi Komunitas Metaculus Ikut Bergerak Lebih Cepat

Perubahan ekspektasi juga terlihat dalam komunitas peramalan online. Metaculus menunjukkan pergeseran besar dalam prediksi mengenai kapan AGI akan muncul.

Pada periode sebelumnya, perkiraan komunitas bahkan berada di sekitar dekade 2050-an. Kini, median prediksinya telah bergerak jauh lebih awal, menuju akhir 2027.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa perkembangan AI dalam beberapa tahun terakhir telah memengaruhi cara para peramal menilai kemungkinan tercapainya kecerdasan umum.

Namun, prediksi komunitas peramalan tetap merupakan estimasi probabilistik, bukan jadwal pasti. Perkiraan dapat berubah ketika muncul terobosan baru, hambatan teknis, perubahan investasi, atau bukti bahwa pendekatan tertentu ternyata memiliki keterbatasan.

Akademisi Tidak Selalu Seoptimistis Industri

Di sisi lain, survei Longitudinal Expert AI panel yang melibatkan lebih dari 300 pakar menunjukkan adanya kesenjangan antara optimisme pemimpin laboratorium AI garis depan dan perkiraan komunitas ahli yang lebih luas.

Para ahli tersebut secara umum memproyeksikan perkembangan yang lebih lambat dibandingkan klaim atau perkiraan agresif dari sejumlah pemimpin industri.

Perbedaan ini penting karena orang-orang yang bekerja langsung pada teknologi terdepan memiliki informasi dan pengalaman yang berbeda dari peneliti yang menilai perkembangan AI dari perspektif akademis yang lebih luas.

Penskalaan Model Masih Menjadi Faktor Penting

Proyeksi Epoch AI menunjukkan bahwa peningkatan skala model bahasa besar dapat terus mendorong kemampuan AI hingga sekitar 2030.

Dalam skenario tersebut, sistem AI dapat semakin mampu menyelesaikan persoalan matematika, biologi, dan berbagai masalah perangkat lunak secara mandiri dengan tingkat akurasi tinggi.

Namun, kemampuan tersebut belum otomatis berarti AGI telah tercapai. Sistem yang sangat unggul dalam banyak pekerjaan tetap dapat memiliki kelemahan tertentu dalam penalaran, pemahaman dunia nyata, perencanaan jangka panjang, atau kemampuan beradaptasi.

OpenAI dan Definisi AGI yang Lebih Terukur

OpenAI dan Definisi AGI yang Lebih Terukur

Perubahan kontrak OpenAI dengan Microsoft juga menunjukkan bahwa definisi AGI semakin diperlakukan sebagai persoalan yang membutuhkan mekanisme penilaian.

Rujukan yang sebelumnya bersifat samar mengenai AGI digantikan dengan mekanisme yang melibatkan panel ahli independen untuk menentukan kapan standar tersebut benar-benar terpenuhi.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa persoalan AGI bukan hanya mengenai membangun sistem yang semakin canggih, tetapi juga menentukan siapa yang berhak menyatakan bahwa sebuah sistem telah mencapai tingkat kecerdasan tertentu.

AGI Bukan Sekadar Perlombaan Menentukan Tahun

Melihat berbagai prediksi tersebut, terlalu cepat menyimpulkan bahwa AGI pasti hadir pada 2027 atau 2028. Sebaliknya, menganggap AGI masih puluhan tahun lagi juga belum tentu tepat.

Yang dapat diamati dengan lebih jelas adalah perubahan kemampuan AI. Sistem semakin mampu mengerjakan tugas kompleks, membantu penelitian, menulis kode, menganalisis informasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan yang sebelumnya membutuhkan keterlibatan manusia secara intensif.

Karena itu, perkembangan menuju AGI mungkin lebih tepat dipahami sebagai spektrum kemampuan daripada sebuah tombol yang suatu hari tiba-tiba berubah dari "belum AGI" menjadi "AGI".

Kesimpulan

Prediksi mengenai kapan AGI tercapai kini semakin beragam. Elon Musk dan Dario Amodei memperkirakan lompatan besar dapat terjadi dalam beberapa tahun, sementara Demis Hassabis dan sejumlah pakar memperkirakan masih dibutuhkan lima hingga sepuluh tahun atau lebih.

Komunitas Metaculus bahkan telah menggeser median prediksinya menuju akhir 2027, sedangkan survei terhadap lebih dari 300 pakar menunjukkan pandangan yang lebih berhati-hati.

Perbedaan tersebut memperlihatkan satu hal penting: lini masa AGI sangat bergantung pada definisinya. Jika standar AGI dipersempit menjadi kemampuan melakukan penelitian secara mandiri, pencapaiannya tampak semakin dekat. Jika yang dimaksud adalah kecerdasan umum yang benar-benar menyamai manusia dalam hampir seluruh aspek, tantangannya jauh lebih besar.

Pada akhirnya, pertanyaan paling penting mungkin bukan sekadar "tahun berapa AGI hadir?", melainkan kemampuan apa yang harus dimiliki sebuah sistem agar kita benar-benar layak menyebutnya sebagai kecerdasan umum buatan.

FAQ

  1. Kapan AGI diprediksi akan tercapai? Prediksinya sangat beragam, mulai dari sekitar 2025–2028 hingga lima, sepuluh, atau bahkan lebih banyak tahun ke depan, tergantung definisi AGI yang digunakan.
  2. Siapa yang memiliki prediksi AGI paling agresif? Elon Musk dan Dario Amodei termasuk tokoh yang memperkirakan kemampuan AI setingkat atau melampaui manusia dapat muncul dalam waktu sangat dekat.
  3. Kapan Demis Hassabis memperkirakan AGI hadir? Hassabis memperkirakan AGI masih berjarak sekitar lima hingga sepuluh tahun dan kemungkinan membutuhkan beberapa terobosan teknologi tambahan.
  4. Mengapa prediksi AGI berbeda-beda? Salah satu penyebab utamanya adalah tidak adanya definisi universal mengenai AGI dan perbedaan asumsi tentang kemampuan yang harus dimiliki sistem tersebut.
  5. Apakah AGI pasti tercapai pada 2027? Tidak. Akhir 2027 merupakan salah satu median prediksi komunitas peramalan, bukan kepastian atau tanggal resmi tercapainya AGI.

Topik Terkait

Trending Hari Ini