Profil & Institusi

Kemdiktisaintek Catat Perkembangan 1,84 Juta Mahasiswa Baru di Tiap Provinsi pada 2025

4 September 2026, 22:09 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Jumlah mahasiswa baru di Indonesia masih berada di angka jutaan, tetapi perkembangan antardaerah menunjukkan pola yang tidak seragam. Data resmi Kemdiktisaintek dalam Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 mencatat terdapat 1.835.693 mahasiswa baru pada 2024/2025 dari perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh Indonesia.

Angka tersebut menjadi bagian dari perkembangan jumlah mahasiswa baru yang dicatat berdasarkan provinsi. Data pada Tabel 4.19 memperlihatkan bahwa jumlah mahasiswa baru nasional sedikit menurun dalam dua tahun terakhir, sementara beberapa provinsi justru mengalami peningkatan cukup besar.

Jumlah Mahasiswa Baru Nasional Turun 36 Ribu

Jumlah Mahasiswa Baru Nasional Turun 36 Ribu

Tabel 4.19 menunjukkan jumlah mahasiswa baru Indonesia mencapai 1.871.985 pada 2022/2023. Setahun kemudian, jumlahnya relatif stabil di angka 1.870.398 atau berkurang 1.587 mahasiswa.

Perubahan lebih terlihat pada 2024/2025. Jumlah mahasiswa baru tercatat 1.835.693, turun 34.705 mahasiswa dibandingkan tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan 2022/2023, terjadi penurunan 36.292 mahasiswa atau sekitar 1,94 persen.

Tren ini menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa baru secara nasional tidak terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, penurunan nasional tersebut tidak berarti semua wilayah mengalami kondisi yang sama.

Perbedaan perkembangan antarprovinsi justru menjadi salah satu temuan penting dari data tersebut. Beberapa wilayah mengalami peningkatan jumlah mahasiswa baru, sedangkan wilayah lain menunjukkan perubahan yang lebih kecil atau penurunan.

Banten Menjadi Provinsi dengan Mahasiswa Baru Terbanyak

Banten menjadi daerah dengan jumlah mahasiswa baru paling tinggi pada 2024/2025. Berdasarkan data Kemdiktisaintek, jumlahnya mencapai 321.326 mahasiswa.

Posisi Banten cukup menonjol jika dibandingkan dengan provinsi lain. Pada 2022/2023, Banten mencatat 247.670 mahasiswa baru. Jumlah tersebut meningkat menjadi 276.610 pada 2023/2024 dan kembali naik menjadi 321.326 pada 2024/2025.

Artinya, dalam rentang 2022/2023 hingga 2024/2025, jumlah mahasiswa baru Banten bertambah 73.656 orang atau sekitar 29,74 persen. Pada 2024/2025, mahasiswa baru Banten bahkan menyumbang sekitar 17,5 persen dari total mahasiswa baru nasional.

Besarnya angka tersebut membuat Banten menjadi salah satu wilayah yang paling menonjol dalam peta penerimaan mahasiswa baru Indonesia. Data ini sekaligus memperlihatkan bahwa dinamika pendidikan tinggi di tingkat daerah dapat berbeda cukup jauh dari tren nasional.

Jawa Timur dan Jawa Barat Juga Menjadi Kantong Mahasiswa Baru

Setelah Banten, Jawa Timur mencatat jumlah mahasiswa baru terbesar berikutnya. Pada 2024/2025, terdapat 216.650 mahasiswa baru di provinsi tersebut.

Jawa Barat berada di posisi berikutnya dengan 197.556 mahasiswa baru. Sementara itu, DKI Jakarta mencatat 175.279 mahasiswa, Jawa Tengah 151.063 mahasiswa, dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 87.905 mahasiswa.

Jika lima provinsi tersebut diperhatikan bersama Banten, terlihat bahwa wilayah Pulau Jawa masih memiliki jumlah mahasiswa baru yang besar. Namun, data Tabel 4.19 juga mencakup seluruh provinsi sehingga kondisi pendidikan tinggi nasional tidak hanya ditentukan oleh wilayah Jawa.

Bali, misalnya, mencatat 134.334 mahasiswa baru pada 2024/2025. Sumatera Utara mencapai 89.293 mahasiswa, sedangkan Sulawesi Selatan mencatat 81.393 mahasiswa. Angka-angka tersebut memperlihatkan adanya pusat-pusat pendidikan tinggi dengan skala penerimaan mahasiswa yang berbeda di berbagai wilayah Indonesia.

Apa Arti Data Ini bagi Pendidikan Tinggi?

Data mahasiswa baru tidak hanya menunjukkan berapa banyak anak muda yang masuk perguruan tinggi. Angka tersebut juga dapat menjadi gambaran mengenai skala permintaan terhadap layanan pendidikan tinggi di masing-masing wilayah.

Kenaikan jumlah mahasiswa baru di Banten, misalnya, menunjukkan adanya peningkatan penerimaan mahasiswa baru di provinsi tersebut dalam periode yang tercatat. Sebaliknya, penurunan jumlah nasional menunjukkan bahwa pertumbuhan mahasiswa baru tidak berlangsung secara seragam di seluruh Indonesia.

Bagi perguruan tinggi, perkembangan semacam ini penting untuk membaca kebutuhan pendidikan di tingkat regional. Kapasitas penerimaan, layanan akademik, tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, hingga perencanaan pengembangan institusi perlu mempertimbangkan dinamika jumlah mahasiswa di wilayah masing-masing.

Bagi calon mahasiswa dan keluarga, statistik tersebut juga memberikan konteks yang lebih luas mengenai lanskap pendidikan tinggi Indonesia. Pilihan untuk melanjutkan kuliah berlangsung dalam ekosistem perguruan tinggi yang memiliki skala dan karakteristik berbeda antardaerah.

Perlu dicatat, angka pada tabel merupakan jumlah mahasiswa baru berdasarkan provinsi dengan cakupan perguruan tinggi negeri dan swasta dalam lingkup Kemdiktisaintek. Karena itu, angka tersebut sebaiknya dibaca sesuai definisi, cakupan, dan tahun akademik yang digunakan dalam publikasi statistik.

Kesimpulan

Kemdiktisaintek mencatat 1.835.693 mahasiswa baru pada 2024/2025, turun 36.292 mahasiswa dibandingkan 2022/2023. Di tengah penurunan nasional tersebut, Banten justru mencatat pertumbuhan paling menonjol hingga mencapai 321.326 mahasiswa baru.

Data Tabel 4.19 memperlihatkan bahwa perkembangan mahasiswa baru sangat dipengaruhi dinamika masing-masing provinsi. Statistik ini penting sebagai dasar untuk memahami persebaran pendidikan tinggi sekaligus membaca kebutuhan dan perubahan ekosistem perguruan tinggi Indonesia.

FAQ

  1. Berapa jumlah mahasiswa baru Indonesia pada 2025?
    Kemdiktisaintek mencatat 1.835.693 mahasiswa baru pada tahun akademik 2024/2025 berdasarkan Tabel 4.19 Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025.
  2. Provinsi mana yang memiliki mahasiswa baru terbanyak?
    Banten menjadi provinsi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak pada 2024/2025, yaitu 321.326 mahasiswa.
  3. Apakah jumlah mahasiswa baru nasional meningkat?
    Tidak. Jumlah mahasiswa baru turun dari 1.871.985 pada 2022/2023 menjadi 1.835.693 pada 2024/2025.
  4. Berapa jumlah mahasiswa baru Jawa Timur pada 2024/2025?
    Jawa Timur mencatat 216.650 mahasiswa baru pada 2024/2025.
  5. Data mahasiswa baru tersebut mencakup perguruan tinggi negeri atau swasta?
    Data Tabel 4.19 mencakup perguruan tinggi negeri dan swasta atau status negeri + swasta dalam lingkup Kemdiktisaintek.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek, Tabel 4.19: “Perkembangan Jumlah Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi (PT) Tiap Provinsi”, cakupan Kemdiktisaintek, status negeri + swasta, tahun 2025.

Topik Terkait