News

Pemkab Buton Selatan Gandeng UMPO, Perkuat Potensi Daerah dan SDM

24 Agustus 2026, 18:47 WIB / Tutut Septia Wati
Pemkab Buton Selatan Gandeng UMPO, Perkuat Potensi Daerah dan SDM

Pemkab Buton Selatan Gandeng UMPO, Perkuat Potensi Daerah dan SDM

Buton Selatan, Kampus Times- Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menggandeng Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) untuk memperkuat pengembangan potensi daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026).

Kolaborasi antara Pemkab Buton Selatan dan UMPO menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghadirkan kontribusi akademik yang lebih aplikatif sekaligus membantu pemerintah dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kerja sama ini juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Tidak hanya melalui proses pendidikan, kontribusi kampus dapat diwujudkan lewat penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Kerja Sama Mencakup Tridharma Perguruan Tinggi

Kerja Sama Mencakup Tridharma Perguruan Tinggi

Pendidikan dan Pengembangan SDM

Ruang lingkup kerja sama antara UMPO dan Pemkab Buton Selatan mencakup pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam kolaborasi tersebut.

Melalui bidang pendidikan, kerja sama diharapkan dapat membuka ruang pengembangan kompetensi masyarakat dan aparatur daerah. Perguruan tinggi dapat berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan dukungan keilmuan, peningkatan kapasitas, maupun pengembangan program yang berorientasi pada kebutuhan daerah.

Penguatan sumber daya manusia menjadi semakin penting karena pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam. Kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi lokal, beradaptasi dengan perubahan, serta memanfaatkan pengetahuan dan teknologi juga menjadi faktor penting untuk mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Pada bidang penelitian, UMPO memiliki peluang untuk berkontribusi dalam mengidentifikasi berbagai potensi serta persoalan yang dihadapi Buton Selatan. Hasil kajian akademik dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, pengabdian kepada masyarakat dapat diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Pendekatan tersebut memungkinkan perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga menerjemahkan pengetahuan menjadi solusi yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

Kolaborasi semacam ini juga membuka peluang bagi lahirnya inovasi berbasis potensi lokal. Dengan keterlibatan pemerintah, akademisi, dan masyarakat, pengembangan daerah dapat dilakukan secara lebih terarah dan memiliki dasar kebutuhan yang jelas.

Bupati Buton Selatan Dorong Implementasi Nyata

Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos. menyambut baik kerja sama dengan UMPO tersebut. Ia berharap kesepakatan yang telah ditandatangani tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi segera diterjemahkan menjadi berbagai program nyata yang mendukung kemajuan daerah.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat segera dilaksanakan. Kami ingin agar berbagai potensi yang ada dapat dikembangkan bersama sehingga Buton Selatan dapat segera maju,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya tindak lanjut setelah penandatanganan MoU dan MoA. Kerja sama antar-institusi akan memberikan dampak lebih besar apabila disertai agenda yang jelas, target yang terukur, serta program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

UMPO Siap Berkontribusi melalui Keilmuan

Wakil Rektor I UMPO Dr. Dian Suluh Kusuma Dewi, M.A.P. menyampaikan bahwa UMPO siap memberikan kontribusi melalui sumber daya manusia dan keilmuan yang dimiliki. Menurutnya, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi menjadi salah satu jalur utama untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan Buton Selatan.

“Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi akan kami lakukan dengan segenap kelebihan sumber daya manusia dan keilmuan yang dimiliki UMPO. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Buton Selatan,” katanya.

Komitmen tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan kerja sama yang lebih konkret. Ke depan, sinergi antara UMPO dan Pemkab Buton Selatan dapat diarahkan pada program yang menggabungkan kapasitas akademik dengan kebutuhan pembangunan di tingkat lokal.

Potensi Lokal Menjadi Fokus Kolaborasi

Kerja sama UMPO dan Pemkab Buton Selatan juga membuka peluang untuk mengembangkan potensi lokal melalui pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat. Potensi daerah yang dikembangkan dengan dukungan penelitian dan keilmuan perguruan tinggi diharapkan dapat memiliki nilai tambah serta memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.

Model kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dapat menjadi ruang bertemunya kebijakan, pengetahuan, dan kebutuhan masyarakat. Pemerintah memiliki pemahaman mengenai kondisi daerah, sementara perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik yang dapat digunakan untuk melakukan kajian, pendampingan, dan pengembangan inovasi.

Karena itu, keberhasilan kerja sama tidak hanya ditentukan oleh penandatanganan kesepakatan. Konsistensi implementasi, evaluasi program, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar kolaborasi tersebut benar-benar menghasilkan perubahan yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan Universitas Muhammadiyah Ponorogo menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengembangan potensi daerah dan sumber daya manusia. Melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, kolaborasi ini memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta program peningkatan kapasitas.

Tantangan berikutnya adalah memastikan kesepakatan tersebut diwujudkan dalam program konkret dan berkelanjutan. Jika dijalankan secara konsisten dengan melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, kerja sama ini berpotensi menjadi salah satu penggerak pembangunan Buton Selatan yang berbasis pengetahuan, potensi lokal, dan kebutuhan masyarakat.

FAQ

  1. Apa bentuk kerja sama Pemkab Buton Selatan dengan UMPO? Kerja sama ditandai dengan penandatanganan MoU dan MoA yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
  2. Kapan MoU dan MoA Pemkab Buton Selatan dengan UMPO ditandatangani? Penandatanganan berlangsung di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Senin, 24 Agustus 2026.
  3. Apa tujuan kerja sama Pemkab Buton Selatan dan UMPO? Kerja sama bertujuan memperkuat sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi serta mendorong pengembangan potensi lokal dan kualitas sumber daya manusia.
  4. Apa kontribusi UMPO dalam kerja sama tersebut? UMPO akan memberikan kontribusi melalui sumber daya manusia dan keilmuan yang dimiliki, terutama dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
  5. Apa harapan dari kerja sama Pemkab Buton Selatan dan UMPO? Kerja sama diharapkan segera diwujudkan melalui program nyata yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendukung kemajuan Buton Selatan.

Topik Terkait

Trending Hari Ini