News

Toleransi dan Inklusivitas: Cerita Mahasiswa Asing dan Non-Muslim Kuliah di Kampus Muhammadiyah Jogja

8 September 2026, 00:00 WIB / Afif Alauddin
Sumber jogja.disway.id dirapikan AI

Sumber jogja.disway.id dirapikan AI

YOGYAKARTA, Kampus Times - Sejumlah mahasiswa asing dan non-Muslim membagikan pengalaman pertama mereka menjalani perkuliahan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada awal September 2026. Kehadiran para mahasiswa asing dan non-Muslim ini membuktikan bahwa perguruan tinggi berbasis Islam seperti kampus Muhammadiyah Jogja menerapkan prinsip pendidikan yang terbuka, inklusif, serta ramah terhadap keberagaman budaya dan agama. Melalui kesaksian para mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang kepercayaan tersebut, UMY dinilai sukses menciptakan iklim akademik yang saling menghormati, aman, serta bebas dari diskriminasi bagi seluruh civitas akademika.

Pengalaman berkesan para mahasiswa internasional dan non-Muslim ini sekaligus mematahkan stereotip serta memperkuat reputasi perguruan tinggi Muhammadiyah di kancah nasional maupun internasional.

Lingkungan Akademik Inklusif dan Pengalaman Antar-Budaya di UMY

Dalam penuturannya, para mahasiswa non-Muslim dan mahasiswa internasional mengungkapkan bahwa kekhawatiran awal mengenai perbedaan budaya dan keyakinan sirna setelah berinteraksi langsung di kampus. Pihak universitas memberikan ruang kebebasan berkegiatan serta pelayanan akademik yang setara tanpa membeda-bedakan latar belakang keyakinan maupun asal negara.

Berikut adalah beberapa poin penting dan fakta menarik dari pengalaman pertama mahasiswa asing dan non-Muslim di kampus Muhammadiyah Jogja:

  • Penerimaan Terbuka dan Hangat: Para dosen, staf pengajar, serta sesama mahasiswa menyambut kehadiran mahasiswa asing dan non-Muslim dengan sikap ramah dan terbuka (welcoming environment).

  • Fasilitas Akademik Inklusif: Kurikulum dan iklim pembelajaran dirancang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan global tanpa adanya pemaksaan nilai keagamaan tertentu bagi mahasiswa non-Muslim.

  • Pertukaran Budaya dan Toleransi: Menjadi ruang dialog antar-iman (interfaith dialogue) dan interaksi lintas budaya yang memperkaya wawasan keberagaman bagi seluruh civitas akademika UMY.

  • Dukungan Adaptasi Mahasiswa Asing: Kantor Urusan Internasional UMP/UMY memberikan pendampingan penuh mulai dari pengurusan izin tinggal, adaptasi bahasa harian, hingga pengenalan budaya lokal Yogyakarta.

Pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah menegaskan bahwa komitmen inklusivitas merupakan bagian dari nilai dakwah Islam yang berkemajuan, yaitu membawa rahmat dan kemanfaatan bagi seluruh umat manusia (rahmatan lil 'alamin).

Kesimpulan

Kisah mahasiswa asing dan non-Muslim yang membagikan pengalaman pertama kuliah di kampus Muhammadiyah Jogja menegaskan keunggulan UMY sebagai institusi pendidikan tinggi yang inklusif, toleran, dan berwawasan global. Lewat lingkungan belajar yang ramah keberagaman, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta terus membuktikan kualitasnya sebagai tempat menimba ilmu yang nyaman bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang SARA.

FAQ

  1. Bagaimana kesan mahasiswa asing dan non-Muslim saat pertama kali kuliah di UMY? Mereka merasakan lingkungan kampus yang sangat ramah, toleran, inklusif, serta mendukung proses belajar tanpa diskriminasi.

  2. Apakah mahasiswa non-Muslim mendapatkan perlakuan setara di kampus Muhammadiyah Jogja? Ya, seluruh pelayanan akademik, fasilitas, dan kesempatan berkegiatan diberikan secara adil dan setara.

  3. Mengapa kampus Muhammadiyah seperti UMY menerima mahasiswa dari latar belakang non-Muslim dan asing? Sebagai wujud komitmen pendidikan inklusif, kemanusiaan global, serta dakwah Islam berkemajuan yang bersahabat bagi semua golongan.

  4. Di mana lokasi penyelenggaraan pendidikan perguruan tinggi Muhammadiyah ini berada? Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

  5. Layanan apa yang diberikan UMY untuk membantu adaptasi mahasiswa asing? Pendampingan izin tinggal, kelas pengenalan Bahasa Indonesia, pendampingan budaya, serta layanan Kantor Urusan Internasional.

Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan pemberitaan jogja.disway.id dengan judul asli "Mahasiswa Asing dan Non-Muslim Ini Bagikan Pengalaman Pertama Kuliah di Kampus Muhammadiyah Jogja" yang dipublikasikan pada hari Selasa, 8 September 2026.

Topik Terkait