News

Universitas Lambung Mangkurat: Sejarah Panjang Perguruan Tinggi Negeri Tertua di Kalimantan

10 Agustus 2026, 09:10 WIB / Afif Alauddin
Sumber ulm.ac.id dirapikan AI

Sumber ulm.ac.id dirapikan AI

BANJARMASIN, Kampus Times - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berdiri kokoh sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) tertua, terbesar, dan paling berpengaruh di kawasan Kalimantan yang berpusat di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Perjalanan sejarah institusi pendidik kebanggaan masyarakat Banjar ini mencerminkan komitmen panjang para pejuang kemerdekaan dan tokoh daerah dalam mewujudkan pusat keunggulan akademik yang berdaya saing global serta berakar kuat pada nilai-nilai lokal. Cikal bakal berdirinya ULM diawali dari gagasan para veteran Divisi IV ALRI Pertahanan Kalimantan pada tahun 1957, sebelum akhirnya secara resmi didirikan pada tanggal 21 September 1958 dan disahkan sebagai PTN melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 1960.

Dinamika kelembagaan kampus ini terus berkembang pesat seiring dengan tuntutan pembangunan nasional dan daerah. Nama "Lambung Mangkurat" diambil dari sosok patih legendaris Kerajaan Banjar yang melambangkan kejujuran, keberanian, dan pengabdian tanpa pamrih bagi masyarakat. Berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, ULM bertransformasi pesat menjadi institusi berakreditasi Unggul dari BAN-PT yang memfokuskan pilar utamanya pada pengelolaan dan riset lingkungan lahan basah (wetland environment) serta menjadi mitra strategis pendukung pengembangan sumber daya manusia untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penguatan Ekosistem Riset Lahan Basah dan Fasilitas Pembelajaran Berbasis Inovasi

Sebagai institusi pendidikan tinggi bertaraf world class university di wilayah Indonesia bagian timur, Universitas Lambung Mangkurat mengoperasikan empat area kampus terpadu yang berada di Banjarmasin dan Banjarbaru. Kampus ULM dilengkapi dengan infrastruktur riset dan pembelajaran modern, seperti Gedung Rektorat terpadu, Perpustakaan Pusat berbasis digital, laboratorium laboratorium lahan basah terakreditasi, Rumah Sakit Universitas Lambung Mangkurat, Pusat Kajian Lahan Basah, hingga fasilitas olah raga dan ruang seni pertunjukan.

Kepemimpinan di Universitas Lambung Mangkurat secara konsisten mendorong akselerasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan keunggulan spesifik di bidang pengelolaan lingkungan lahan basah yang mencakup sektor pertanian, perikanan, kehutanan, dan kesehatan masyarakat. ULM juga aktif membuka jalinan kerja sama internasional dengan berbagai universitas bereputasi global di Asia, Australia, dan Eropa. Langkah strategis ini terbukti memberikan dampak signifikan pada peningkatan publikasi ilmiah internasional terindeks Scopus, perolehan paten inovasi, serta perluasan jangkauan kebekerjaan para alumni ULM di berbagai sektor industri publik, swasta, dan badan usaha milik negara.

Rumpun Fakultas dan Program Studi di Universitas Lambung Mangkurat

Guna mendukung visi keilmuan multidisiplin yang adaptif terhadap era transformasi digital dan pembangunan kawasan berkelanjutan, Universitas Lambung Mangkurat saat ini mengelola 11 fakultas serta Program Pascasarjana yang menaungi puluhan program studi jenjang Diploma (D3/D4), Sarjana (S1), Magister (S2), Doktoral (S3), dan Profesi:

  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP): Rumpun keilmuan tertua dan terbesar yang mengelola puluhan program studi kependidikan untuk mencetak tenaga pendidik profesional.

  • Fakultas Hukum (FH): Pusat pendidikan ilmu hukum bereputasi unggul yang mengkaji hukum sumber daya alam, hukum adat, pidana, perdata, dan tata negara.

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB): Menyelenggarakan pendidikan terpadu pada Program Studi Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi Pembangunan berbasis kewirausahaan.

  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): Mengembangkan studi tata kelola publik dan sosial melalui Program Studi Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, Ilmu Komunikasi, dan Sosiologi.

  • Fakultas Pertanian (Faperta): Rumpun unggulan yang mengkaji agroteknologi, agribisnis, ilmu tanah, dan perlindungan tanaman berfokus pada ekosistem lahan basah.

  • Fakultas Kehutanan (Fahutan): Mengembangkan manajemen hutan berkelanjutan, konservasi sumber daya alam, dan teknologi hasil hutan tropis.

  • Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK): Pusat keunggulan riset perairan darat dan kelautan yang membawahi studi akuakultur, teknologi hasil perikanan, dan kelautan.

  • Fakultas Teknik (FT): Pusat inovasi rekayasa modern yang mengelola Program Studi Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Teknik Pertambangan, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, dan Teknik Mesin.

  • Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK): Mencetak tenaga medis profesional meliputi Program Studi Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, dan Farmasi.

  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): Fokus pada pengkajian sains murni dan komputer meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Ilmu Komputer.

  • Fakultas Kedokteran Gigi (FKG): Mencetak dokter gigi profesional dan humanis yang didukung fasilitas Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan.

  • Program Pascasarjana: Mengelola berbagai program magister dan doktoral interdisiplin guna mencetak akademisi, peneliti unggulan, serta praktisi profesional.

Kesimpulan

Kesimpulan

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Universitas Lambung Mangkurat terbukti sukses mengukuhkan posisinya dari perguruan tinggi daerah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi negeri terbaik dan paling strategis di Indonesia. Keunggulan ULM berakar pada pilar sejarah pembentukannya yang patriotik, ketersediaan fasilitas kampus terpadu yang modern, serta fokus riset yang konsisten pada pengelolaan lingkungan lahan basah. Dengan akreditasi institusi Unggul, keberagaman rumpun fakultas komprehensif, serta peran sentralnya sebagai penopang SDM Ibu Kota Nusantara, Universitas Lambung Mangkurat siap terus menjadi motor penggerak pencetak sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing tinggi di panggung nasional maupun internasional.

FAQ

  1. Di mana lokasi kampus utama Universitas Lambung Mangkurat? Kampus utama ULM terbagi di dua lokasi strategis di Kalimantan Selatan, yaitu Kampus Banjarmasin dan Kampus Banjarbaru.

  2. Kapan Universitas Lambung Mangkurat resmi didirikan sebagai perguruan tinggi? ULM didirikan pertama kali pada tanggal 21 September 1958 dan resmi disahkan sebagai Peraturan Pemerintah pada tahun 1960.

  3. Apa keunggulan keilmuan atau fokus riset utama dari ULM? Fokus riset utama ULM adalah pengembangan keilmuan dan pengelolaan lingkungan lahan basah (wetland environment) yang unggul dan terintegrasi.

  4. Siapa saja pendiri awal yang mengagasi lahirnya ULM di Kalimantan Selatan? ULM digagas oleh para tokoh masyarakat Kalimantan Selatan dan para veteran perang kemerdekaan yang tergabung dalam Divisi IV ALRI Pertahanan Kalimantan.

  5. Apakah ULM terakreditasi Unggul secara nasional oleh BAN-PT? Ya, Universitas Lambung Mangkurat telah meraih status Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Sumber Asli Berita: Artikel ini dikembangkan dan ditulis ulang secara independen berdasarkan laporan dokumentasi profil dan sejarah publik dari laman resmi Universitas Lambung Mangkurat dengan judul asli "Profil ULM" yang diakses dan dianalisis pada hari Senin, 10 Agustus 2026.

Topik Terkait