Profil & Institusi

Akreditasi Program Studi PT Negeri 2025: Jawa Timur Tertinggi dengan 1.177 Prodi

18 Agustus 2026, 13:33 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Data akreditasi program studi perguruan tinggi negeri 2025 menunjukkan peta pendidikan tinggi Indonesia yang cukup beragam antarprovinsi. Salah satu temuan paling menonjol adalah posisi Jawa Timur yang mencatat 1.177 program studi, sekaligus menjadi jumlah terbesar dalam tabel akreditasi program studi tiap provinsi yang diterbitkan dalam Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025.

Angka tersebut membuat Jawa Timur berada di atas sejumlah provinsi dengan ekosistem pendidikan tinggi besar lainnya. Jawa Barat tercatat memiliki 873 program studi, sementara Jawa Tengah mencapai 687 program studi. Diikuti Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 499 prodi dan DKI Jakarta sebanyak 439 prodi.

Data yang ditampilkan merupakan status perguruan tinggi negeri (public) dalam lingkup Kemdiktisaintek dengan tahun data 2025. Karena itu, angka dalam tabel tidak dapat langsung digunakan untuk menggambarkan keseluruhan program studi di setiap provinsi, termasuk perguruan tinggi swasta.

Jawa Timur Memimpin Jumlah Program Studi Negeri

Jawa Timur Memimpin Jumlah Program Studi Negeri

Jawa Timur menjadi sorotan utama dengan total 1.177 program studi. Jika dibandingkan dengan total nasional dalam tabel yang mencapai 7.889 prodi, jumlah Jawa Timur setara sekitar 14,9 persen dari keseluruhan program studi yang tercatat.

Komposisinya juga memperlihatkan bahwa sebagian besar program studi di Jawa Timur berada pada kategori Unggul, yakni sebanyak 670 prodi. Selain itu terdapat 148 prodi berstatus Baik Sekali dan 221 prodi berstatus Baik.

Tabel tersebut juga mencatat 53 prodi dalam kategori Terakreditasi, serta 46 prodi dengan status A dan 39 prodi dengan status B. Tidak tercatat angka untuk kategori C pada Jawa Timur dalam tabel yang ditampilkan.

Besarnya angka pada kategori Unggul menjadi salah satu bagian penting untuk membaca kualitas akreditasi program studi di provinsi tersebut. Namun, angka ini tetap perlu dibaca sesuai klasifikasi yang digunakan dalam statistik resmi, karena sistem dan nomenklatur akreditasi dapat memiliki kategori yang berbeda.

Jawa Barat dan Jawa Tengah Mengikuti

Setelah Jawa Timur, Jawa Barat menempati posisi berikutnya dengan 873 program studi. Komposisinya terdiri atas 44 prodi berstatus A, 45 B, 546 Unggul, 112 Baik Sekali, 109 Baik, dan 17 Terakreditasi.

Sementara itu, Jawa Tengah mencatat 687 program studi. Provinsi ini memiliki 38 prodi berstatus A, 42 B, 405 Unggul, 91 Baik Sekali, 88 Baik, serta 23 Terakreditasi.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa konsentrasi program studi perguruan tinggi negeri dalam tabel masih cukup besar di Pulau Jawa. Lima wilayah yang terlihat pada bagian atas tabel—Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan DKI Jakarta—secara bersama-sama mencatat 3.675 program studi.

Namun, angka tersebut bukan berarti provinsi lain memiliki ekosistem pendidikan tinggi yang kecil secara keseluruhan. Data yang digunakan secara spesifik membatasi cakupan pada perguruan tinggi berstatus negeri, sehingga karakteristik masing-masing wilayah perlu dipahami berdasarkan cakupan statistik tersebut.

Apa Artinya bagi Pendidikan Tinggi?

Apa Artinya bagi Pendidikan Tinggi?

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Bagi calon mahasiswa, data akreditasi dapat menjadi salah satu informasi untuk memahami lanskap pendidikan tinggi di suatu daerah. Banyaknya program studi di sebuah provinsi menunjukkan besarnya pilihan bidang pendidikan yang tersedia dalam perguruan tinggi negeri, tetapi jumlah semata tidak otomatis menunjukkan kualitas setiap institusi atau program studi.

Akreditasi justru menjadi bagian penting untuk melihat status mutu program studi berdasarkan sistem penilaian yang berlaku. Karena itu, pembaca sebaiknya tidak hanya melihat provinsi mana yang memiliki jumlah prodi terbanyak, tetapi juga memperhatikan status akreditasi program studi yang dituju.

Bagi pemerintah dan pengelola perguruan tinggi, statistik seperti ini juga penting untuk membaca persebaran pendidikan tinggi secara nasional. Data dapat menjadi dasar untuk melihat konsentrasi program studi, kebutuhan pengembangan kapasitas, serta dinamika mutu pendidikan tinggi antarwilayah.

Pada akhirnya, angka 1.177 program studi di Jawa Timur bukan sekadar statistik jumlah. Data tersebut menggambarkan besarnya skala pendidikan tinggi negeri di provinsi tersebut sekaligus menempatkan Jawa Timur sebagai wilayah dengan jumlah program studi negeri terbesar dalam tabel akreditasi tahun 2025.

Kesimpulan

Data Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 menunjukkan Jawa Timur mencatat 1.177 program studi perguruan tinggi negeri, tertinggi dalam tabel akreditasi program studi tiap provinsi. Dari jumlah tersebut, 670 berstatus Unggul. Temuan ini memperlihatkan besarnya ekosistem pendidikan tinggi negeri Jawa Timur, tetapi tetap harus dibaca sesuai cakupan data yang hanya mencakup perguruan tinggi negeri dalam lingkup Kemdiktisaintek.

FAQ

  1. Berapa jumlah program studi perguruan tinggi negeri di Jawa Timur pada 2025?
    Jawa Timur tercatat memiliki 1.177 program studi dalam tabel akreditasi program studi tiap provinsi tahun 2025.
  2. Apakah Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah prodi negeri terbanyak?
    Ya. Dalam tabel tersebut, Jawa Timur mencatat jumlah tertinggi, diikuti Jawa Barat dengan 873 dan Jawa Tengah dengan 687 program studi.
  3. Berapa program studi di Jawa Timur yang berstatus Unggul?
    Terdapat 670 program studi berstatus Unggul.
  4. Berapa total program studi perguruan tinggi negeri yang tercatat secara nasional?
    Tabel mencatat total 7.889 program studi di Indonesia.
  5. Apakah data ini mencakup perguruan tinggi swasta?
    Tidak. Tabel yang digunakan memiliki status Negeri/Public, sehingga angka tersebut secara khusus menggambarkan program studi pada perguruan tinggi negeri dalam cakupan Kemdiktisaintek.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek — Tabel 2.16: Akreditasi Program Studi Tiap Provinsi, Lingkup Kemdiktisaintek/MoHEST, Status Negeri/Public, Tahun 2025.

Topik Terkait

Trending Hari Ini