Kampus Times- Bagi calon mahasiswa yang sedang mencari peluang pendanaan kuliah, Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 kembali dibuka pada 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa baru angkatan 2026 untuk memperoleh dukungan biaya pendidikan dan biaya penunjang selama menjalani perkuliahan.
Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 ditujukan bagi mahasiswa baru yang telah terdaftar di sejumlah perguruan tinggi negeri mitra. Kampus yang tercantum dalam program ini meliputi Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Program ini menjadi salah satu peluang penting bagi mahasiswa dari keluarga yang membutuhkan dukungan finansial untuk tetap dapat menempuh pendidikan tinggi. Selain membantu biaya pendidikan, cakupan manfaatnya juga menyentuh kebutuhan mahasiswa selama menjalani proses perkuliahan.
Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 untuk Mahasiswa Baru 2026
Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 hadir untuk mahasiswa atau mahasiswi baru angkatan 2026 yang memenuhi persyaratan program dan sudah terdaftar di perguruan tinggi negeri mitra.
Program ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Kondisi ekonomi keluarga juga menjadi salah satu aspek penting dalam proses seleksi. Dengan demikian, kesempatan terbuka bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik atau prestasi tertentu sekaligus membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Secara khusus, mahasiswa yang berasal dari Kalimantan Timur mendapatkan prioritas dalam proses seleksi. Ketentuan tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan calon pendaftar sebelum mempersiapkan dokumen dan mengikuti proses pendaftaran.
Kampus yang Menjadi Mitra
Berdasarkan informasi pada materi program, Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 diperuntukkan bagi mahasiswa baru yang berkuliah di tujuh perguruan tinggi negeri mitra, yaitu:
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Universitas Pembangunan Nasional (UPN)
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Calon peserta perlu memastikan status sebagai mahasiswa baru angkatan 2026 di salah satu perguruan tinggi tersebut sebelum mengajukan diri.
Persyaratan Beasiswa Bayan Peduli Batch 4
Calon peserta perlu memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Berdasarkan informasi pada flyer, terdapat tujuh persyaratan utama yang harus diperhatikan.
Warga Negara Indonesia dan Mahasiswa Baru
Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan berstatus sebagai mahasiswa baru angkatan 2026.
Ketentuan ini berarti program ditujukan khusus bagi mahasiswa yang baru memulai pendidikan tinggi pada tahun akademik 2026.
Batas Usia Maksimal 22 Tahun
Pendaftar juga harus berusia maksimal 22 tahun.
Calon peserta sebaiknya memastikan usia memenuhi ketentuan sebelum menyelesaikan proses pendaftaran agar tidak terkendala pada tahap verifikasi administrasi.
Memiliki Prestasi Akademik atau Nonakademik
Persyaratan akademik mensyaratkan nilai rata-rata rapor kelas 12 minimal 7,50 pada skala 10.
Selain nilai akademik, peserta juga dapat memiliki prestasi di bidang seni, agama, budaya, teknologi, dan olahraga. Prestasi tersebut harus dapat dibuktikan dengan sertifikat prestasi.
Ketentuan ini menunjukkan bahwa program tidak hanya melihat capaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa dengan prestasi di berbagai bidang.
Berasal dari Keluarga Tidak Mampu atau Prasejahtera
Aspek ekonomi menjadi salah satu persyaratan penting. Pendaftar harus berasal dari keluarga tidak mampu atau prasejahtera.
Kondisi tersebut perlu dibuktikan melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua dan/atau Wali.
Dokumen pendukung menjadi bagian penting dalam proses seleksi karena dapat digunakan untuk memverifikasi kondisi ekonomi calon penerima.
Tidak Sedang Menerima Beasiswa Lain
Pendaftar juga tidak diperbolehkan sedang menerima beasiswa pendidikan dari badan, lembaga, instansi, maupun yayasan lain.
Karena itu, calon peserta perlu memastikan status bantuan pendidikan yang sedang diterima sebelum mendaftar.
Wajib Mempertahankan IP Semester
Setelah menjadi penerima beasiswa, mahasiswa diwajibkan mempertahankan IP semester minimal 2,80 pada skala 4,00.
Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa penerima beasiswa tetap memiliki tanggung jawab akademik. Bantuan pendidikan perlu diimbangi dengan komitmen untuk menjaga performa studi selama masa perkuliahan.
Jadwal dan Tahapan Seleksi
Calon peserta perlu memperhatikan jadwal seleksi agar tidak melewatkan batas pendaftaran. Berdasarkan flyer Beasiswa Bayan Peduli Batch 4, rangkaian proses seleksi berlangsung mulai Agustus hingga November 2026.
Pendaftaran: 21 Agustus–25 September 2026
Tahap pertama adalah pendaftaran yang berlangsung pada 21 Agustus hingga 25 September 2026.
Periode ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan diri dan menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.
Pendaftar sebaiknya tidak menunggu mendekati batas akhir. Menyiapkan dokumen lebih awal dapat membantu mengurangi risiko kesalahan administrasi maupun kendala saat proses pengajuan.
Seleksi Berkas: September 2026
Setelah masa pendaftaran berakhir, proses dilanjutkan dengan seleksi berkas pada September 2026.
Pada tahap ini, kelengkapan dan kesesuaian dokumen menjadi hal yang sangat penting. Karena itu, seluruh persyaratan sebaiknya diperiksa kembali sebelum dikirimkan.
Wawancara: Oktober 2026
Peserta yang lolos seleksi berkas akan melanjutkan ke tahap wawancara pada Oktober 2026.
Tahap wawancara dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk menjelaskan latar belakang, motivasi pendidikan, prestasi, kondisi keluarga, serta rencana selama menjalani perkuliahan.
Pengumuman: November 2026
Tahap terakhir adalah pengumuman penerima beasiswa pada November 2026.
Peserta perlu mengikuti informasi resmi program selama proses seleksi agar tidak melewatkan pemberitahuan terkait tahapan berikutnya.
Prioritas bagi Mahasiswa Asal Kalimantan Timur
Salah satu poin penting dalam Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 adalah adanya prioritas seleksi bagi mahasiswa yang berasal dari Kalimantan Timur.
Kebijakan ini dapat menjadi peluang tambahan bagi mahasiswa asal Kalimantan Timur yang memenuhi persyaratan dan sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi negeri mitra.
Meski demikian, status sebagai mahasiswa asal Kalimantan Timur bukan berarti menghilangkan persyaratan lainnya. Calon peserta tetap perlu memenuhi ketentuan akademik, ekonomi, usia, status mahasiswa, serta persyaratan administratif yang telah ditetapkan.
Tips Mempersiapkan Pendaftaran Beasiswa
Bagi mahasiswa baru yang berminat mengikuti program ini, persiapan sebaiknya dilakukan sejak awal.
Pertama, pastikan status perguruan tinggi dan angkatan sesuai dengan ketentuan. Selanjutnya, siapkan dokumen akademik seperti rapor serta sertifikat prestasi apabila memiliki capaian nonakademik.
Kedua, persiapkan dokumen yang berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga. SKTM dan surat keterangan penghasilan orang tua atau wali perlu diperhatikan karena menjadi bagian dari persyaratan.
Ketiga, pahami jadwal seleksi secara menyeluruh. Jangan hanya fokus pada tanggal pendaftaran, tetapi perhatikan pula tahapan seleksi berkas, wawancara, hingga pengumuman.
Informasi pendaftaran tercantum pada laman Bayan Peduli: bayanpeduli.bayan.com.sg
Kesimpulan
Beasiswa Bayan Peduli Batch 4 menjadi salah satu peluang pendanaan pendidikan bagi mahasiswa baru angkatan 2026 yang kuliah di ITB, UI, UGM, IPB, UPN, UNY, dan ITS. Program ini menawarkan dukungan yang cukup luas, mulai dari UKT selama delapan semester, biaya kos dan living cost, hingga biaya ujian, penelitian, tugas akhir, dan kebutuhan perkuliahan lainnya.
Peluang tersebut terutama penting bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu atau prasejahtera. Mahasiswa asal Kalimantan Timur juga mendapatkan prioritas dalam proses seleksi, dengan tetap harus memenuhi seluruh persyaratan program.
Dengan pendaftaran yang berlangsung hingga 25 September 2026, calon peserta sebaiknya segera memeriksa kelayakan, menyiapkan dokumen, dan mengikuti informasi resmi program. Bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria, beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah, tetapi dapat menjadi dukungan penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan hingga menyelesaikan studi.