Sidoarjo, Kampus Times- Memiliki hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi pencapaian dalam bidang keagamaan, tetapi juga dapat menjadi modal untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kabar baik bagi para hafiz dan hafizah, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyediakan Beasiswa Jalur Tahfidz dengan manfaat berupa potongan Uang Kuliah Tunggal atau UKT hingga 100 persen.
Program ini menjadi salah satu pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mendapatkan apresiasi atas kemampuan hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki. Berdasarkan informasi pada materi penerimaan mahasiswa baru UMSIDA, program Beasiswa Jalur Tahfidz tersedia dalam Gelombang 1, 2, dan 3.
Empat Pilihan Beasiswa Berdasarkan Jumlah Hafalan
Beasiswa Jalur Tahfidz UMSIDA dibagi menjadi empat kategori. Besaran beasiswa disesuaikan dengan jumlah juz Al-Qur’an yang telah dihafalkan calon mahasiswa.
Kategori pertama ditujukan bagi calon mahasiswa dengan hafalan 10 juz Al-Qur’an. Pada kategori ini, penerima mendapatkan beasiswa UKT sebesar 25 persen.
Selanjutnya, calon mahasiswa dengan hafalan 15 juz berkesempatan mendapatkan beasiswa UKT sebesar 50 persen. Besaran bantuan tersebut meningkat seiring dengan jumlah hafalan yang dimiliki.
Untuk hafalan 20 juz, UMSIDA menyediakan beasiswa UKT sebesar 75 persen. Sementara itu, kategori tertinggi diberikan kepada calon mahasiswa yang memiliki hafalan 30 juz Al-Qur’an, dengan manfaat beasiswa UKT hingga 100 persen.
Dengan skema tersebut, semakin banyak hafalan Al-Qur’an yang dimiliki, semakin besar pula persentase potongan UKT yang ditawarkan. Program ini dapat menjadi peluang menarik bagi siswa atau lulusan sekolah/madrasah yang telah menekuni tahfidz untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Rincian Beasiswa Tahfidz UMSIDA
Berikut gambaran empat kategori Beasiswa Jalur Tahfidz berdasarkan informasi pada flyer penerimaan mahasiswa baru UMSIDA:
| Hafalan Al-Qur’an | Beasiswa UKT |
|---|---|
| 10 juz | 25% |
| 15 juz | 50% |
| 20 juz | 75% |
| 30 juz | 100% |
Skema tersebut membuat program ini cukup mudah dipahami oleh calon mahasiswa. Hafalan menjadi salah satu dasar pengelompokan besaran beasiswa, sehingga calon pendaftar dapat melihat kategori yang sesuai dengan capaian hafalannya.
Berlaku untuk Program Sarjana dan Diploma
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan calon pendaftar adalah cakupan program studi. Berdasarkan keterangan pada flyer, Beasiswa Jalur Tahfidz berlaku untuk semua program studi jenjang Sarjana/Diploma, dengan pengecualian Kedokteran dan Kedokteran Gigi.
Artinya, calon mahasiswa perlu memastikan terlebih dahulu bahwa program studi yang dipilih termasuk dalam cakupan beasiswa. Informasi mengenai persyaratan teknis, mekanisme pembuktian hafalan, serta tahapan pendaftaran sebaiknya dikonfirmasi melalui kanal resmi penerimaan mahasiswa baru UMSIDA.
Peluang Kuliah bagi Hafiz dan Hafizah
Beasiswa tahfidz memiliki arti lebih dari sekadar pengurangan biaya kuliah. Bagi calon mahasiswa, skema ini dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap proses panjang dalam menghafal dan menjaga Al-Qur’an sekaligus membuka kesempatan untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Potongan UKT juga dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan. Terlebih bagi penerima dengan hafalan 20 atau 30 juz, persentase bantuan yang ditawarkan cukup besar, masing-masing 75 persen dan hingga 100 persen.
Namun, calon mahasiswa tetap perlu memperhatikan ketentuan resmi dari universitas sebelum mengambil keputusan. Besaran beasiswa yang tercantum pada flyer merupakan informasi utama program, sedangkan detail administrasi dan proses seleksi perlu diperoleh langsung dari pihak UMSIDA.
Cara Mendapatkan Informasi Pendaftaran
Informasi penerimaan mahasiswa baru pada flyer mencantumkan kanal admisi.umsida.ac.id sebagai laman admisi. Selain itu, tersedia kanal media sosial Admisi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk memperoleh informasi lebih lanjut.
Calon mahasiswa yang tertarik sebaiknya mempersiapkan informasi mengenai jumlah hafalan yang dimiliki serta memastikan program studi yang ingin dipilih. Jangan lupa mengecek kembali persyaratan dan ketentuan terbaru sebelum melakukan pendaftaran.
Pada materi promosi tersebut juga tercantum kontak WhatsApp Admisi UMSIDA, yakni 0857-1011-1912 dan 0812-3000-2012.
Kesimpulan
Beasiswa Jalur Tahfidz UMSIDA menjadi salah satu peluang bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan beban UKT yang lebih ringan. Program ini menawarkan empat tingkatan beasiswa, yaitu 25 persen untuk hafalan 10 juz, 50 persen untuk 15 juz, 75 persen untuk 20 juz, dan hingga 100 persen untuk 30 juz.
Beasiswa tersebut berlaku untuk program Sarjana/Diploma dengan pengecualian Kedokteran dan Kedokteran Gigi. Bagi hafiz dan hafizah yang sedang mencari peluang kuliah, program ini layak dipertimbangkan dengan tetap memastikan seluruh persyaratan dan informasi pendaftaran melalui kanal resmi UMSIDA.
Dengan demikian, hafalan Al-Qur’an tidak hanya menjadi pencapaian spiritual, tetapi juga dapat menjadi bagian dari perjalanan pendidikan dan masa depan akademik calon mahasiswa.