Kampus Times - Kemampuan mengolah dan menginterpretasikan data menjadi salah satu kompetensi penting dalam dunia akademik dan penelitian. Bagi mahasiswa, dosen, maupun peneliti, kemampuan menggunakan perangkat analisis seperti SPSS dan SmartPLS dapat membantu proses penelitian menjadi lebih sistematis, mulai dari pengolahan dataset hingga interpretasi hasil.
Kabar baiknya, MyData menghadirkan Bootcamp Sertifikasi Analisis Data dengan SPSS & SmartPLS, sebuah program intensif yang dirancang untuk membantu peserta memahami proses analisis data penelitian secara lebih praktis.
Program ini ditawarkan secara gratis dan dilengkapi fasilitas sertifikasi keahlian olah data SPSS & SmartPLS, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
4 Days Intensive Skill Program
Bootcamp ini mengusung konsep 4 Days Intensive Skill Program. Kegiatan dijadwalkan berlangsung dalam dua pekan, yakni pada:
Kamis–Jumat, 10–11 September 2026
Kamis–Jumat, 17–18 September 2026
Seluruh sesi dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada pukul 19.00–21.00 WIB.
Format tersebut memungkinkan peserta mengikuti pelatihan di luar jam perkuliahan maupun pekerjaan. Dengan total empat hari pelatihan, peserta diarahkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih terstruktur mengenai proses analisis data penelitian.
Terbuka untuk Mahasiswa, Dosen, dan Peneliti
Program ini secara khusus ditujukan bagi mahasiswa S1, S2, S3, dosen, dan peneliti.
Target peserta tersebut membuat bootcamp relevan bagi berbagai kebutuhan akademik. Mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk mendukung penyusunan skripsi, tesis, maupun disertasi, sementara dosen dan peneliti dapat menggunakannya untuk memperkuat kemampuan pengolahan serta interpretasi data penelitian.
Belajar Menentukan Metode Analisis yang Tepat
Salah satu materi yang ditawarkan adalah menentukan metode analisis yang tepat.
Pemilihan metode analisis merupakan tahap penting dalam penelitian kuantitatif. Penggunaan software statistik tidak akan memberikan hasil yang optimal apabila metode yang dipilih tidak sesuai dengan tujuan penelitian, karakteristik data, maupun model penelitian.
Karena itu, pemahaman terhadap konsep analisis menjadi sama pentingnya dengan kemampuan mengoperasikan perangkat lunaknya.
Peserta diharapkan tidak hanya belajar menjalankan SPSS atau SmartPLS, tetapi juga memahami kapan dan bagaimana metode tertentu digunakan dalam penelitian.
Materi Bootcamp SPSS dan SmartPLS
Berdasarkan informasi pada materi publikasi, terdapat sejumlah topik utama yang akan dibahas selama program.
Menyiapkan dan Membersihkan Dataset Penelitian
Tahap awal analisis data adalah memastikan dataset berada dalam kondisi yang siap digunakan.
Peserta akan mempelajari proses menyiapkan dan membersihkan dataset penelitian, sehingga data dapat dianalisis secara lebih terstruktur dan meminimalkan kesalahan pada tahap berikutnya.
Analisis Deskriptif dengan SPSS
SPSS menjadi salah satu perangkat lunak yang banyak digunakan dalam penelitian sosial, pendidikan, kesehatan, bisnis, dan berbagai bidang lainnya.
Dalam bootcamp ini, peserta akan mendapatkan materi mengenai analisis deskriptif dengan SPSS. Analisis deskriptif dapat membantu peneliti memahami karakteristik data sebelum masuk ke tahap analisis yang lebih kompleks.
Uji Validitas dan Reliabilitas
Kualitas instrumen penelitian menjadi bagian penting dalam penelitian kuantitatif.
Karena itu, materi juga mencakup uji kualitas data berupa validitas dan reliabilitas dengan SPSS. Pemahaman terhadap kedua pengujian tersebut dapat membantu peneliti mengevaluasi apakah instrumen yang digunakan telah memenuhi kriteria yang diperlukan.
Analisis Hubungan dan Pengaruh
Bootcamp juga membahas analisis hubungan dan pengaruh dengan SPSS.
Materi ini relevan bagi peneliti yang ingin mengetahui hubungan antarvariabel maupun menguji pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya berdasarkan model penelitian yang telah dirancang.
Trainer Profesional dari Bidang Penelitian
Bootcamp ini menghadirkan dua trainer yang memiliki latar belakang akademik dan penelitian.
Dr. Arif Sabta Aji
Salah satu trainer adalah Dr. Arif Sabta Aji. Dalam materi publikasi disebutkan bahwa ia memiliki sejumlah rekam jejak penelitian, termasuk 46 artikel terindeks Scopus, serta pengalaman sebagai doktor dan nutrition scientist.
Kehadiran trainer dengan pengalaman publikasi dan penelitian dapat memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana data digunakan dalam proses menghasilkan karya ilmiah.
Wahyu Rafinal, M.M.
Trainer lainnya adalah Wahyu Rafinal, M.M. yang tercantum sebagai dosen Muda 18 artikel Scopus Q1–Q2 dan AI Paper Writing Practitioner.
Latar belakang tersebut selaras dengan materi bootcamp yang tidak hanya membahas teknik pengolahan data, tetapi juga mengaitkannya dengan kebutuhan penelitian dan pemanfaatan teknologi AI.
Cara Mengikuti Bootcamp MyData
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran melalui tautan yang tercantum pada materi publikasi, yaitu:
Karena program ditawarkan secara gratis dan menyasar mahasiswa, dosen, serta peneliti, calon peserta disarankan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang berlaku sebelum mendaftar.
Informasi lanjutan mengenai program juga tercantum melalui kanal resmi, serta akun media sosial MyData yang ditampilkan pada poster.
Kesimpulan
Bootcamp Sertifikasi Analisis Data dengan SPSS & SmartPLS dari MyData menawarkan kesempatan belajar gratis bagi mahasiswa S1–S3, dosen, dan peneliti yang ingin meningkatkan kemampuan mengolah serta menginterpretasikan data penelitian.
Program intensif ini berlangsung pada 10–11 dan 17–18 September 2026, pukul 19.00–21.00 WIB, secara daring melalui Zoom. Materinya mencakup pemilihan metode analisis, persiapan dataset, analisis deskriptif, validitas dan reliabilitas, analisis hubungan dan pengaruh, pemodelan SmartPLS, evaluasi model, hingga pemanfaatan AI untuk membantu interpretasi hasil.
Dengan adanya sertifikasi, rekaman, komunitas berkelanjutan, serta dukungan untuk kebutuhan penelitian, program ini dapat menjadi pilihan bagi akademisi yang ingin memperkuat kompetensi olah data. Namun, kemampuan menggunakan software tetap perlu diimbangi pemahaman metodologi agar hasil analisis dapat digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.