Event

Seminar Atase Pendidikan RI–UNESCO 2026 Dibuka! Kupas Diplomasi Bahasa dan Kebudayaan Indonesia di Berbagai Negara

23 Juli 2026, 20:58 WIB / Redaksi
Seminar Atase Pendidikan RI–UNESCO 2026 Dibuka! Kupas Diplomasi Bahasa dan Kebudayaan Indonesia di Berbagai Negara

Seminar Atase Pendidikan RI–UNESCO 2026 Dibuka! Kupas Diplomasi Bahasa dan Kebudayaan Indonesia di Berbagai Negara

Upaya internasionalisasi pendidikan dan kebudayaan Indonesia terus mengalami perkembangan melalui berbagai program diplomasi yang dijalankan di berbagai negara. Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut adalah penyelenggaraan Seminar Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta Wakil Delegasi Tetap Republik Indonesia–UNESCO yang mengangkat tema "Informasi Kegiatan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia di Berbagai Negara."

Seminar ini menjadi ruang berbagi pengalaman bagi masyarakat untuk memahami bagaimana bahasa Indonesia, kebudayaan nasional, serta kerja sama pendidikan dipromosikan di tingkat global melalui jaringan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Perwakilan Tetap RI di UNESCO.

Menghadirkan Para Diplomat Pendidikan Indonesia

Kegiatan ini menghadirkan para Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI dari berbagai negara, Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, serta Wakil Delegasi Tetap RI–UNESCO.

Turut hadir Prof. Dr. Fadli Zon, M.Sc., Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Ir. Suharti, M.A., Ph.D., Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Hafidz Muksin, S.Sos., M.Si., Kepala Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.

Selain itu, seminar juga menghadirkan para Atase Pendidikan dan Kebudayaan maupun perwakilan KBRI dari berbagai negara, antara lain Prancis, Jerman, Australia, Papua Nugini, Vanuatu, Mesir, Arab Saudi, Belanda, Thailand, Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Tiongkok, Jepang, Rusia, Amerika Serikat, hingga Perwakilan Tetap RI di UNESCO.

Membahas Diplomasi Pendidikan dan Bahasa Indonesia

Seminar dirancang untuk memberikan gambaran mengenai berbagai aktivitas pendidikan dan kebudayaan Indonesia yang dilaksanakan di luar negeri.

Peserta akan memperoleh wawasan mengenai strategi promosi bahasa Indonesia bagi penutur asing, pengembangan kerja sama pendidikan internasional, diplomasi kebudayaan, hingga pengalaman para Atase Pendidikan dalam membangun jejaring akademik antara Indonesia dan berbagai negara mitra.

Melalui forum ini, peserta juga dapat memahami bagaimana pendidikan dan kebudayaan menjadi bagian penting dari diplomasi Indonesia di tingkat internasional.

Jadwal Seminar Selama Delapan Hari

Seminar diselenggarakan secara daring dengan pembahasan yang dibagi berdasarkan kawasan negara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Pembukaan Seminar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 13.30–14.00 WIB, kemudian dilanjutkan sesi Prancis dan Jerman pada hari yang sama.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti pembahasan mengenai Papua Nugini, Vanuatu, dan Australia pada Senin, 3 Agustus 2026, kemudian Mesir, Arab Saudi, dan Belanda pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Pembahasan berlanjut dengan tema Timor Leste, Thailand, dan Korea Selatan pada Rabu, 5 Agustus 2026, kemudian Malaysia, Singapura, dan Tiongkok pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Sesi berikutnya membahas Jepang dan Rusia pada Jumat, 7 Agustus 2026, sebelum ditutup dengan paparan mengenai Amerika Serikat dan KWRI UNESCO pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Terbuka bagi Berbagai Kalangan

Terbuka bagi Berbagai Kalangan

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Seminar ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari dosen, guru, mahasiswa, peneliti, pegiat budaya, hingga masyarakat umum yang memiliki minat terhadap isu pendidikan internasional dan diplomasi budaya.

Melalui kegiatan ini, peserta dapat memperluas wawasan mengenai berbagai program internasional yang dijalankan Indonesia, sekaligus memahami peluang kolaborasi pendidikan dan kebudayaan di tingkat global.

Cara Mengikuti Seminar

Peserta dapat mengikuti seminar secara daring melalui Zoom Meeting dengan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui tautan yang telah disediakan panitia.

Forum ini diharapkan menjadi media berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, kebudayaan, dan diplomasi Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Kesimpulan

Seminar Atase Pendidikan dan Kebudayaan serta Wakil Delegasi Tetap RI–UNESCO menjadi momentum penting untuk memahami kiprah Indonesia dalam mempromosikan pendidikan, bahasa, dan kebudayaan di tingkat internasional. Dengan menghadirkan para diplomat pendidikan dari berbagai negara, kegiatan ini memberikan wawasan yang komprehensif mengenai praktik diplomasi pendidikan sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara. Bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, maupun pegiat budaya, seminar ini merupakan kesempatan berharga untuk memperluas perspektif mengenai peran strategis pendidikan dan kebudayaan Indonesia di dunia.

FAQ

1. Siapa yang dapat mengikuti seminar ini? Seminar terbuka bagi dosen, guru, mahasiswa, peneliti, pegiat budaya, dan masyarakat umum.

2. Kapan seminar diselenggarakan? Seminar berlangsung secara daring mulai 1 hingga 8 Agustus 2026 sesuai jadwal masing-masing sesi.

3. Apa tema utama seminar ini? Tema seminar adalah Informasi Kegiatan Kebudayaan dan Bahasa Indonesia di Berbagai Negara.

4. Apa manfaat mengikuti seminar ini? Peserta akan memperoleh wawasan mengenai diplomasi pendidikan, promosi bahasa Indonesia, kerja sama internasional, serta pengalaman para Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di berbagai negara.

5. Bagaimana cara mengikuti seminar? Peserta dapat mendaftar melalui tautan pendaftaran yang disediakan panitia, kemudian mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting sesuai jadwal.

Topik Terkait

Trending Hari Ini