Lampung, Kampus Times- Kemampuan akademik bukan satu-satunya modal yang dibutuhkan generasi muda untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Cara seseorang membangun personal branding dan berkomunikasi secara efektif juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesiapan menghadapi lingkungan profesional, sosial, maupun global.
Hal tersebut menjadi perhatian UKM Penelitian Universitas Lampung (Unila) melalui penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk “Membangun Personal Branding dan Komunikasi Efektif sebagai Bekal Generasi Muda Berdaya Saing Global Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus pengembangan kapasitas generasi muda. Melalui tema tersebut, peserta diajak memahami bahwa membangun reputasi personal tidak hanya berkaitan dengan popularitas, tetapi juga bagaimana seseorang menunjukkan kompetensi, karakter, dan kemampuan berkomunikasi secara konsisten.
Seminar dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi kegiatan berada di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Personal Branding Menjadi Bekal Generasi Muda
Bukan Sekadar Membangun Citra
Personal branding sering dipahami sebatas bagaimana seseorang terlihat di media sosial. Padahal, konsep tersebut memiliki cakupan yang lebih luas, termasuk bagaimana seseorang memperkenalkan kemampuan, menunjukkan karakter, membangun kredibilitas, serta menjaga konsistensi dalam lingkungan profesional.
Bagi mahasiswa dan generasi muda, personal branding dapat menjadi bagian dari proses mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan membangun jejaring. Pengalaman organisasi, prestasi akademik, keterampilan, karya, hingga cara berkomunikasi dapat menjadi bagian dari identitas profesional yang terbentuk secara bertahap.
Karena itu, personal branding yang kuat tidak cukup dibangun melalui tampilan yang menarik. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan citra yang ditampilkan sesuai dengan kemampuan dan karakter yang dimiliki.
Komunikasi Efektif untuk Berdaya Saing Global
Selain personal branding, kemampuan komunikasi menjadi salah satu fokus utama dalam seminar ini. Di tengah lingkungan yang semakin terbuka, generasi muda perlu mampu menyampaikan gagasan dengan jelas kepada orang lain, baik dalam lingkungan akademik maupun profesional.
Komunikasi efektif mencakup kemampuan menyampaikan pesan, mendengarkan, memahami konteks, serta menyesuaikan cara berkomunikasi dengan lawan bicara. Keterampilan tersebut dapat membantu seseorang membangun hubungan yang lebih baik sekaligus mengurangi kesalahpahaman.
Tema komunikasi juga relevan dengan tantangan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Ketika persaingan tidak lagi terbatas pada lingkungan lokal, kemampuan untuk menyampaikan ide dan membangun relasi menjadi bagian dari kompetensi yang semakin penting.
Dua Pembicara Hadir dalam Seminar Nasional
Seminar Nasional UKM Penelitian Unila menghadirkan dua pembicara dengan latar belakang yang berbeda.
Pembicara pertama adalah Ahmad Ikhsanudin, S.Si., M.Sc., yang tercantum sebagai Dosen Muda FMIPA Unila. Kehadiran akademisi muda memberikan perspektif mengenai pengembangan diri dan kesiapan generasi muda dari lingkungan perguruan tinggi.
Pembicara kedua adalah Syaipulloh, S.IP., M.M., CI., CM.NNLP, yang tercantum sebagai Founder Lampung Cerdas. Latar belakang tersebut melengkapi pembahasan seminar dengan perspektif pengembangan kapasitas dan komunikasi di luar lingkungan akademik.
Perpaduan perspektif akademik dan pengembangan diri membuat tema seminar memiliki cakupan yang cukup dekat dengan kebutuhan mahasiswa serta generasi muda yang sedang mempersiapkan masa depan.
Informasi Pendaftaran dan Biaya Seminar
Pendaftaran seminar dalam informasi yang tercantum pada poster dibuka pada periode 22 Agustus hingga 5 September 2026. Biaya pendaftaran yang dicantumkan adalah Rp15.000.
Calon peserta dapat menggunakan https://bit.ly/Semnas_PINXI2026 atau QR code yang tersedia pada poster untuk mengakses informasi pendaftaran. Poster juga mencantumkan tautan pendaftaran melalui alamat singkat yang terhubung dengan formulir kegiatan.
Untuk informasi lebih lanjut, panitia mencantumkan kontak Nina melalui nomor yang tersedia pada poster. Peserta sebaiknya memastikan kembali detail teknis pendaftaran kepada panitia sebelum melakukan registrasi.
Benefit yang Ditawarkan kepada Peserta
Selain mendapatkan materi seminar, kegiatan ini menawarkan sejumlah benefit bagi peserta. Berdasarkan informasi pada poster, peserta berkesempatan memperoleh e-sertifikat, snack, doorprize, networking, dan experience.
E-sertifikat dapat menjadi salah satu dokumen pendukung bagi mahasiswa dalam mendokumentasikan aktivitas pengembangan diri. Sementara itu, kesempatan networking dapat menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas relasi dengan sesama mahasiswa maupun pihak lain yang mengikuti kegiatan.
Lebih dari sekadar mengikuti sesi pemaparan, seminar semacam ini dapat dimanfaatkan peserta untuk belajar bagaimana memperkenalkan diri, bertukar pengalaman, dan membangun koneksi baru.
Mengapa Personal Branding Penting bagi Mahasiswa?
Mahasiswa berada pada fase penting untuk membangun identitas dan arah profesional. Karena itu, proses personal branding idealnya tidak dimulai ketika seseorang sudah memasuki dunia kerja, melainkan dapat dibangun sejak masih berada di perguruan tinggi.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengenali kompetensi dan bidang yang ingin dikembangkan. Setelah itu, mahasiswa dapat memperkuatnya melalui pengalaman organisasi, penelitian, kegiatan sosial, kompetisi, karya digital, maupun aktivitas lain yang relevan.
Namun, personal branding sebaiknya tetap berangkat dari kemampuan nyata. Citra yang baik akan lebih mudah dipertahankan apabila didukung oleh kompetensi, integritas, dan komunikasi yang konsisten.
Kesimpulan
Seminar Nasional UKM Penelitian Universitas Lampung membawa tema yang relevan dengan kebutuhan generasi muda, khususnya mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional dan persaingan global.
Dengan mengangkat personal branding dan komunikasi efektif sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045, kegiatan ini tidak hanya menyoroti pentingnya bagaimana seseorang dikenal, tetapi juga bagaimana kompetensi, karakter, dan kemampuan menyampaikan gagasan dibangun secara berkelanjutan.
Seminar yang dijadwalkan pada 20 September 2026 di Aula Fakultas Pertanian Universitas Lampung tersebut menghadirkan Ahmad Ikhsanudin dan Syaipulloh sebagai pembicara. Bagi mahasiswa dan generasi muda, tema ini dapat menjadi pengingat bahwa kesiapan menghadapi masa depan tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan akademik, tetapi juga oleh kemampuan membangun diri dan berkomunikasi secara efektif.