Kampus Times - Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya atau IKT Buton Raya menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi swasta di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, yang memadukan bidang kesehatan dengan teknologi. Perguruan tinggi ini berkembang dari Akademi Kebidanan Buton Raya dan resmi berubah bentuk menjadi institut berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 448/E/O/2021. (IKT Buton Raya)
Secara administratif, IKT Buton Raya tercatat dengan NPSN 092022, berstatus swasta, berbentuk institut, dan beralamat di Jalan Latsitarda Nomor 17, Kelurahan Lamangga, Kota Baubau. Data pemerintah juga mencantumkan tanggal SK pendirian pada 13 Oktober 2021. (Data Referensi Kemendikdasmen)
Profil dan Identitas IKT Buton Raya
IKT Buton Raya berada di bawah Yayasan Pendidikan Ali Ilham. Transformasi dari Akademi Kebidanan Buton Raya menjadi institut memperluas bidang pendidikan yang ditawarkan, tidak lagi hanya berkonsentrasi pada kebidanan, tetapi juga mencakup gizi, administrasi kesehatan, dan teknologi informasi. (IKT Buton Raya)
Kampus menyebut visinya berorientasi pada pengembangan perguruan tinggi yang unggul, berkualitas, dan inovatif dalam ilmu pengetahuan serta teknologi. Arah tersebut diterjemahkan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama dengan berbagai pihak. (IKT Buton Raya)
Website resmi IKT Buton Raya dapat diakses melalui iktbutonraya.ac.id.
Program Studi dan Pilihan Akademik
Saat ini, website resmi IKT Buton Raya mencantumkan empat program studi yang dapat menjadi pilihan calon mahasiswa. (IKT Buton Raya)
D3 Kebidanan
Program Studi Kebidanan jenjang Diploma Tiga mempelajari berbagai aspek kesehatan perempuan, mulai dari kehamilan, persalinan, masa nifas dan menyusui hingga kesehatan bayi, balita, serta fungsi reproduksi. Bidang ini relevan bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni profesi dan pelayanan kebidanan.
S1 Gizi
Program Studi Gizi diarahkan untuk menghasilkan tenaga yang memiliki kompetensi dalam bidang gizi dan kesehatan. Lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam pemecahan masalah gizi sekaligus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. (IKT Buton Raya)
S1 Administrasi Kesehatan
Program ini berfokus pada pengelolaan administrasi dan manajemen dalam sektor kesehatan. Website kampus menyebut masa pendidikan delapan semester dengan beban studi sekitar 144–150 SKS dan gelar Sarjana Kesehatan atau S.Kes. (IKT Buton Raya)
S1 Teknologi Informasi
Program Teknologi Informasi menjadi pembeda penting IKT Buton Raya karena membawa bidang teknologi ke dalam lingkungan institut kesehatan. Kurikulumnya mencakup pemrograman, basis data, jaringan komputer, sistem keamanan, serta bidang peminatan seperti technopreneur dan startup, data science, jaringan dan infrastruktur TI, serta enterprise information security. (IKT Buton Raya)
Akreditasi dan Perkembangan Mutu
Status akreditasi perlu diperhatikan calon mahasiswa karena menjadi salah satu indikator formal mutu program studi. Data LAM-PTKes menunjukkan S1 Administrasi Kesehatan memperoleh peringkat Baik berdasarkan keputusan tahun 2025 dan masih berlaku hingga 25 April 2030. (Lamp Tkes)
S1 Gizi juga tercatat memperoleh akreditasi Baik, berlaku hingga 23 Mei 2030. Sementara itu, D3 Kebidanan memperoleh predikat Baik Sekali dengan masa berlaku hingga 23 Mei 2030. (Lamp Tkes)
Untuk Teknologi Informasi, data LAM INFOKOM mencatat akreditasi Baik melalui keputusan nomor 060/SK/LAM-INFOKOM/Ak.P/S/XII/2024 yang berlaku hingga 5 Desember 2029. (Laminfokom)
Perlu dibedakan antara akreditasi institusi dan akreditasi program studi. Data pemerintah yang tersedia untuk identitas satuan pendidikan saat ini belum mencantumkan peringkat akreditasi institusi, sehingga informasi yang paling jelas dan terverifikasi dalam sumber akreditasi adalah status masing-masing program studi. (Data Referensi Kemendikdasmen)
Fasilitas dan Kehidupan Kampus
IKT Buton Raya menyediakan sejumlah fasilitas untuk mendukung aktivitas perkuliahan. Brosur resmi kampus mencantumkan ruang kuliah dengan LCD proyektor, hotspot dan internet, sport center, perpustakaan, laboratorium, serta layanan akademik berbasis teknologi. (IKT Buton Raya)
Dari sisi layanan digital, website kampus menyediakan akses SIAKAD, e-journal, SISTER, e-library, dan LMS. Kampus juga memiliki Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Lembaga Penjaminan Mutu yang mendukung pelaksanaan Tridharma dan pengembangan kualitas akademik. (IKT Buton Raya)
Kegiatan penelitian juga terlihat melalui keberadaan Jurnal Kesehatan dan Teknologi yang menjadi wadah publikasi bidang kesehatan dan teknologi informasi. Jurnal tersebut diterbitkan secara berkala dan pada 2026 telah memasuki volume ketiga. (Jurnal Kesehatan dan Teknologi)
Jalur Pendaftaran dan Biaya Kuliah
Persyaratan penerimaan yang dipublikasikan kampus mencakup lulusan SMA, SMK, MA atau sederajat, dokumen ijazah atau surat keterangan lulus, pas foto, KTP dan kartu keluarga. Brosur tersebut juga mencantumkan ketentuan tidak buta warna serta izin belajar bagi calon mahasiswa yang telah bekerja. (IKT Buton Raya)
Untuk biaya, brosur penerimaan tahun akademik 2023/2024 mencantumkan biaya pendaftaran Rp250.000 dan Sumbangan Bangunan Pendidikan Rp2.500.000. SPP per semester pada dokumen tersebut berbeda berdasarkan program studi, mulai dari Rp2.000.000 hingga Rp2.400.000. Karena angka tersebut berasal dari brosur tahun akademik 2023/2024, calon mahasiswa sebaiknya mengonfirmasi tarif terbaru langsung kepada kampus sebelum melakukan pembayaran. (IKT Buton Raya)
Brosur yang sama juga mencantumkan Beasiswa KIP Kuliah dan beasiswa yayasan bagi mahasiswa berprestasi. (IKT Buton Raya)
Prospek Kerja dan Jaringan Alumni
Pilihan program studi di IKT Buton Raya membuka prospek yang cukup beragam. Lulusan Kebidanan dapat diarahkan pada bidang pelayanan kebidanan, lulusan Gizi pada layanan dan program gizi, sedangkan Administrasi Kesehatan relevan dengan pengelolaan administrasi serta manajemen fasilitas kesehatan.
Sementara itu, lulusan Teknologi Informasi memiliki ruang karier yang lebih luas di sektor digital, seperti pengembangan aplikasi, jaringan, keamanan informasi, data, hingga technopreneurship. Kurikulum yang mencakup bidang tersebut menunjukkan upaya kampus menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan teknologi. (IKT Buton Raya)
Dalam bidang penelitian dan jejaring akademik, keberadaan LPPM, jurnal ilmiah, serta rekam publikasi pada SINTA menunjukkan aktivitas sivitas akademika IKT Buton Raya di bidang kesehatan dan teknologi. Data SINTA mencatat institusi ini memiliki 30 penulis dan empat departemen yang terdata dalam profil afiliasinya. (SINTA)
Kesimpulan
Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya menawarkan kombinasi pendidikan kesehatan dan teknologi dalam satu lingkungan perguruan tinggi di Kota Baubau. Dengan empat program studi, fasilitas akademik dan digital, serta perkembangan akreditasi program studi, IKT Buton Raya dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.
Namun, calon mahasiswa tetap perlu mengecek informasi terbaru mengenai penerimaan, biaya kuliah, beasiswa, fasilitas, dan status program studi melalui kanal resmi kampus. Informasi biaya yang ditemukan secara publik berasal dari tahun akademik sebelumnya, sehingga tidak sebaiknya dianggap sebagai tarif yang berlaku saat ini.
FAQ
Apa itu Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya? Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya adalah perguruan tinggi swasta berbentuk institut di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, yang menyelenggarakan pendidikan bidang kesehatan dan teknologi. (Data Referensi Kemendikdasmen)
Apa saja program studi di IKT Buton Raya? Program studinya adalah D3 Kebidanan, S1 Gizi, S1 Administrasi Kesehatan, dan S1 Teknologi Informasi. (IKT Buton Raya)
Bagaimana akreditasi program studi IKT Buton Raya? D3 Kebidanan berstatus Baik Sekali, sedangkan S1 Gizi, S1 Administrasi Kesehatan, dan S1 Teknologi Informasi masing-masing tercatat berstatus Baik dalam data lembaga akreditasi terkait. (Laminfokom)
Berapa biaya kuliah di IKT Buton Raya? Brosur tahun akademik 2023/2024 mencantumkan biaya pendaftaran Rp250.000, SBP Rp2.500.000, serta SPP sekitar Rp2.000.000–Rp2.400.000 per semester, tetapi tarif terbaru perlu dikonfirmasi kepada kampus. (IKT Buton Raya)
Di mana melihat informasi resmi IKT Buton Raya? Informasi resmi dapat diperoleh melalui website IKT Buton Raya dan kanal layanan akademik yang tersedia di dalamnya