Profil & Institusi

Jawa Timur Teratas, 216 Perguruan Tinggi Keagamaan Tercatat pada 2025

15 Agustus 2026, 15:52 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Data pendidikan tinggi 2025 memperlihatkan bahwa Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah lembaga perguruan tinggi terbanyak dalam cakupan Kementerian Agama (Kemenag/MoRA). Berdasarkan Tabel 1.8 Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, terdapat 216 lembaga perguruan tinggi di Jawa Timur dengan status negeri dan swasta.

Angka tersebut menempatkan Jawa Timur sedikit di atas Jawa Barat yang memiliki 212 lembaga. Posisi berikutnya ditempati Banten dan Sumatera Utara yang masing-masing tercatat memiliki 44 dan 97 lembaga, sedangkan Jawa Tengah dan DKI Jakarta sama-sama mencatat 90 lembaga.

Perlu dicatat, angka dalam tabel ini bukan gambaran seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Tabel 1.8 secara khusus menggunakan lingkup Kemenag/MoRA, dengan status perguruan tinggi negeri dan swasta. Karena itu, data ini lebih tepat dibaca sebagai potret perguruan tinggi dalam cakupan Kementerian Agama pada tahun 2025.

Jawa Timur Memimpin Jumlah Lembaga

Jawa Timur Memimpin Jumlah Lembaga

Dari 1.318 lembaga perguruan tinggi yang tercatat secara nasional dalam tabel, Jawa Timur menyumbang 216 lembaga. Artinya, provinsi ini menjadi wilayah dengan jumlah institusi tertinggi dalam dataset tersebut.

Jawa Barat berada sangat dekat dengan 212 lembaga. Selisih hanya empat institusi menunjukkan bahwa kedua provinsi memiliki konsentrasi lembaga perguruan tinggi yang relatif tinggi dibandingkan sejumlah wilayah lain.

Jawa Tengah dan DKI Jakarta masing-masing tercatat memiliki 90 lembaga. Sementara itu, beberapa provinsi memiliki jumlah yang jauh lebih kecil. Gorontalo, misalnya, hanya mencatat satu lembaga, sedangkan Kepulauan Bangka Belitung memiliki tiga lembaga dan Kalimantan Utara lima lembaga.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa persebaran institusi pendidikan tinggi dalam cakupan Kemenag/MoRA belum merata antarprovinsi. Namun, angka tersebut tidak serta-merta menunjukkan kualitas atau tingkat keberhasilan pendidikan tinggi di masing-masing daerah karena jumlah lembaga merupakan salah satu indikator struktural, bukan indikator mutu.

Jawa Timur Juga Unggul dari Sisi Mahasiswa

Keunggulan Jawa Timur tidak hanya terlihat dari jumlah lembaga. Provinsi tersebut juga mencatat jumlah mahasiswa baru paling tinggi dalam tabel, yakni 46.446 orang.

Angka itu lebih tinggi dibandingkan Jawa Barat yang mencatat 31.584 mahasiswa baru dan Jawa Tengah sebanyak 24.317 mahasiswa baru. DKI Jakarta berada pada angka 5.134 mahasiswa baru, sedangkan Banten mencapai 15.930 mahasiswa baru.

Jika melihat mahasiswa terdaftar, Jawa Timur kembali berada di posisi tertinggi dengan 233.882 mahasiswa. Jumlah tersebut jauh di atas Jawa Barat yang mencapai 159.672 mahasiswa dan Jawa Tengah sebanyak 132.011 mahasiswa.

Data ini memperlihatkan bahwa besarnya jumlah institusi di Jawa Timur berjalan beriringan dengan besarnya populasi mahasiswa yang tercatat. Dengan 216 lembaga dan 233.882 mahasiswa terdaftar, Jawa Timur menjadi salah satu pusat utama aktivitas pendidikan tinggi dalam cakupan Kemenag/MoRA.

Lulusan dan Dosen Ikut Menunjukkan Skala Besar

Skala pendidikan tinggi Jawa Timur juga terlihat dari jumlah lulusan dan dosen. Sepanjang periode statistik yang digunakan dalam buku tersebut, Jawa Timur mencatat 50.658 lulusan dan 8.582 dosen.

Sebagai pembanding, Jawa Barat mencatat 37.116 lulusan dengan 6.239 dosen, sedangkan Jawa Tengah memiliki 32.461 lulusan dan 3.948 dosen.

Secara nasional, Tabel 1.8 mencatat 305.147 lulusan dan 49.278 dosen. Jawa Timur sendiri menyumbang angka yang cukup besar terhadap kedua indikator tersebut.

Angka-angka ini memberikan gambaran bahwa perguruan tinggi dalam cakupan Kemenag/MoRA tidak hanya tersebar melalui jumlah institusi, tetapi juga memiliki aktivitas pendidikan yang besar jika dilihat dari mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, dan tenaga dosen.

Bukan Sekadar Soal Jumlah Kampus

Bukan Sekadar Soal Jumlah Kampus

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Bagi pembaca, terutama calon mahasiswa, data ini penting karena menunjukkan bagaimana lanskap pendidikan tinggi keagamaan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Provinsi dengan jumlah institusi besar menawarkan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih luas, tetapi jumlah kampus tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan pilihan perguruan tinggi.

Calon mahasiswa tetap perlu mempertimbangkan program studi, akreditasi, kualitas pembelajaran, biaya pendidikan, fasilitas, rekam jejak lulusan, serta kesesuaian kampus dengan rencana akademik dan karier.

Data 2025 juga perlu dibaca secara proporsional. Karena tabel yang tersedia merupakan satu periode statistik, data tersebut menggambarkan kondisi tahun 2025 dan belum dapat digunakan untuk menyimpulkan kenaikan atau penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Analisis tren membutuhkan data dari beberapa tahun dengan definisi dan cakupan yang konsisten.

Kesimpulan

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 mencatat Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah lembaga perguruan tinggi tertinggi dalam cakupan Kemenag/MoRA, yakni 216 lembaga. Jawa Timur juga mencatat angka tertinggi untuk mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, dan dosen dibandingkan provinsi lain dalam tabel.

Temuan ini memperlihatkan besarnya skala ekosistem pendidikan tinggi dalam cakupan Kemenag di Jawa Timur. Namun, jumlah institusi dan mahasiswa sebaiknya dipahami sebagai gambaran kuantitatif, bukan ukuran tunggal kualitas perguruan tinggi.

FAQ

  1. Berapa jumlah perguruan tinggi di Jawa Timur pada 2025?
    Jawa Timur tercatat memiliki 216 lembaga perguruan tinggi dalam cakupan Kemenag/MoRA, dengan status negeri dan swasta.
  2. Provinsi mana yang memiliki jumlah perguruan tinggi terbanyak dalam data tersebut?
    Jawa Timur menjadi yang tertinggi dengan 216 lembaga, disusul Jawa Barat dengan 212 lembaga.
  3. Berapa jumlah mahasiswa baru di Jawa Timur pada 2025?
    Tabel mencatat 46.446 mahasiswa baru di Jawa Timur.
  4. Berapa jumlah mahasiswa terdaftar di Jawa Timur?
    Jumlah mahasiswa terdaftar di Jawa Timur mencapai 233.882 orang.
  5. Apakah data ini mencakup seluruh perguruan tinggi di Indonesia?
    Tidak. Tabel 1.8 menggunakan lingkup Kemenag/MoRA, dengan status perguruan tinggi negeri dan swasta. Karena itu, angka 1.318 lembaga dalam tabel perlu dipahami sesuai cakupan tersebut.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek, Tabel 1.8 “Gambaran Umum Perguruan Tinggi (PT) Tiap Provinsi”, lingkup Kemenag/MoRA, status negeri dan swasta, tahun 2025.

Topik Terkait