Profil & Institusi

Kemenag Catat 1.231 Kampus Swasta pada 2025, Jawa Timur Punya Mahasiswa Terbanyak

15 Agustus 2026, 16:14 WIB / Aji Krisna Bayu
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Peta perguruan tinggi swasta di Indonesia menunjukkan konsentrasi yang cukup kuat di Pulau Jawa. Data resmi dalam Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 memperlihatkan bahwa Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi dua provinsi dengan jumlah lembaga perguruan tinggi swasta terbanyak dalam cakupan Kementerian Agama atau MoRA.

Tabel 1.10 mencatat terdapat 1.231 lembaga perguruan tinggi swasta dengan cakupan Kemenag/MoRA pada 2025. Lembaga-lembaga tersebut menaungi 3.971 program studi, 103.949 mahasiswa baru, 506.519 mahasiswa terdaftar, 92.659 lulusan, serta 26.378 dosen.

Angka tersebut memberikan gambaran mengenai skala pendidikan tinggi keagamaan swasta di Indonesia. Namun, persebaran lembaga tidak selalu berjalan searah dengan jumlah mahasiswa yang dilayani.

Jawa Barat Punya Kampus Terbanyak, Jawa Timur Unggul di Mahasiswa

Jawa Barat Punya Kampus Terbanyak, Jawa Timur Unggul di Mahasiswa

Jawa Barat berada di posisi teratas dari sisi jumlah lembaga, dengan 209 perguruan tinggi swasta. Jawa Timur berada sangat dekat dengan 207 lembaga. Selisih hanya dua institusi menunjukkan bahwa kedua provinsi memiliki ekosistem perguruan tinggi swasta yang relatif besar dalam cakupan Kemenag/MoRA.

Perbedaan mulai terlihat ketika indikator bergeser ke program studi dan jumlah mahasiswa. Jawa Timur memiliki 841 program studi, lebih banyak dibandingkan Jawa Barat yang mencatat 676 program studi.

Pada jumlah mahasiswa terdaftar, Jawa Timur juga berada di posisi pertama dengan 116.024 mahasiswa. Jawa Barat menyusul dengan 100.149 mahasiswa. Artinya, meskipun jumlah perguruan tinggi di Jawa Barat sedikit lebih banyak, jumlah mahasiswa yang tercatat pada perguruan tinggi swasta cakupan Kemenag di Jawa Timur lebih tinggi.

Data mahasiswa baru memperkuat pola tersebut. Jawa Timur mencatat 26.385 mahasiswa baru pada 2025, sedangkan Jawa Barat memiliki 20.042 mahasiswa baru.

Jika dibandingkan dengan total nasional, mahasiswa baru Jawa Timur menyumbang sekitar seperempat dari keseluruhan mahasiswa baru dalam tabel tersebut. Angka ini menunjukkan besarnya peran Jawa Timur dalam penerimaan mahasiswa pada perguruan tinggi swasta di bawah cakupan Kemenag/MoRA.

Konsentrasi Mahasiswa Mengikuti Besarnya Program Studi

Jumlah program studi menjadi salah satu indikator yang membantu membaca mengapa Jawa Timur memiliki mahasiswa lebih banyak. Provinsi tersebut mencatat 841 program studi dari total 3.971 program studi nasional dalam tabel, atau sekitar 21 persen.

Jawa Barat berada di bawahnya dengan 676 program studi. Selisih tersebut mencapai 165 program studi.

Data ini tidak berarti bahwa semakin banyak program studi otomatis menunjukkan kualitas pendidikan yang lebih tinggi. Namun, secara statistik, banyaknya program studi menunjukkan kapasitas pilihan pendidikan yang lebih luas dalam ekosistem perguruan tinggi swasta di provinsi tersebut.

Kondisi serupa terlihat pada jumlah lulusan. Jawa Timur mencatat 21.281 lulusan, sementara Jawa Barat menghasilkan 19.527 lulusan. Kedua provinsi ini menjadi kontributor terbesar terhadap total 92.659 lulusan yang tercatat secara nasional.

Dosen dan Mahasiswa Menunjukkan Skala Ekosistem Pendidikan

Dari sisi sumber daya manusia akademik, Jawa Timur juga berada di posisi teratas. Provinsi tersebut memiliki 5.413 dosen, sedangkan Jawa Barat mencatat 4.804 dosen.

Secara nasional, jumlah dosen pada perguruan tinggi swasta dalam cakupan Kemenag/MoRA mencapai 26.378 orang. Angka tersebut penting karena dosen merupakan bagian utama dari proses pembelajaran, pengembangan keilmuan, serta pendampingan mahasiswa di perguruan tinggi.

Jika seluruh indikator dibaca secara bersamaan, terlihat pola yang cukup jelas. Jawa Barat memiliki jumlah lembaga paling banyak, tetapi Jawa Timur mempunyai jumlah program studi, mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, dan dosen yang lebih tinggi.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa membaca peta pendidikan tinggi tidak cukup hanya berdasarkan jumlah kampus. Jumlah program studi, mahasiswa, lulusan, dan dosen memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai skala aktivitas pendidikan tinggi di setiap provinsi.

Pulau Jawa Masih Menjadi Titik Penting

Pulau Jawa Masih Menjadi Titik Penting

KONSULTASI GRATIS SEKARANG

Selain Jawa Barat dan Jawa Timur, provinsi lain di Pulau Jawa juga memiliki angka yang relatif besar. Jawa Tengah tercatat memiliki 81 lembaga, 259 program studi, 6.698 mahasiswa baru, 38.772 mahasiswa terdaftar, 6.077 lulusan, dan 1.679 dosen.

DKI Jakarta memiliki 89 lembaga dengan 258 program studi. Jumlah mahasiswa terdaftarnya mencapai 21.266 orang, disusul 5.090 mahasiswa baru, 4.570 lulusan, dan 1.423 dosen.

Data tersebut memperlihatkan bahwa konsentrasi pendidikan tinggi swasta cakupan Kemenag/MoRA tidak hanya berkaitan dengan jumlah institusi, tetapi juga kapasitas akademik yang terbentuk di dalamnya.

Bagi calon mahasiswa, data seperti ini dapat menjadi konteks awal untuk memahami lanskap pendidikan tinggi di Indonesia. Bagi pemerintah dan pengelola perguruan tinggi, angka tersebut juga penting sebagai dasar membaca kebutuhan pengembangan program studi, sumber daya manusia, dan kapasitas layanan pendidikan.

Kesimpulan

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025 mencatat 1.231 perguruan tinggi swasta dalam cakupan Kemenag/MoRA, dengan 506.519 mahasiswa terdaftar dan 3.971 program studi. Jawa Barat menjadi provinsi dengan lembaga terbanyak, tetapi Jawa Timur memimpin dalam jumlah program studi, mahasiswa baru, mahasiswa terdaftar, lulusan, dan dosen. Data ini menunjukkan bahwa ukuran ekosistem pendidikan tinggi perlu dibaca melalui berbagai indikator, bukan hanya jumlah kampus.

FAQ

  1. Berapa jumlah perguruan tinggi swasta cakupan Kemenag pada 2025?
    Terdapat 1.231 lembaga perguruan tinggi swasta dalam cakupan Kemenag/MoRA pada 2025.
  2. Provinsi mana yang memiliki perguruan tinggi swasta terbanyak?
    Jawa Barat mencatat jumlah terbanyak dengan 209 lembaga, sedikit di atas Jawa Timur yang memiliki 207 lembaga.
  3. Provinsi mana yang memiliki mahasiswa terdaftar terbanyak?
    Jawa Timur menjadi yang tertinggi dengan 116.024 mahasiswa terdaftar.
  4. Berapa jumlah mahasiswa baru secara nasional dalam data tersebut?
    Total mahasiswa baru mencapai 103.949 orang pada 2025.
  5. Berapa jumlah dosen pada perguruan tinggi swasta dalam cakupan data?
    Terdapat 26.378 dosen, dengan Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah dosen terbanyak, yakni 5.413 orang.

Sumber Data

Buku Statistik Pendidikan Tinggi Tahun 2025, PDDikti/Kemdiktisaintek, Tabel 1.10 “Gambaran Umum Perguruan Tinggi (PT) Tiap Provinsi” dengan cakupan Kemenag/MoRA, status swasta/private, tahun 2025.

Topik Terkait