Akademik & Riset

Safety Is an Illusion: Mengapa Risiko Hari Ini Menjadi Keamanan Masa Depan

10 September 2026, 18:13 WIB / Anwarul Hidayat
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times- Mendapatkan pekerjaan tetap, menyelesaikan pendidikan, memperoleh posisi tinggi, atau menjadi pemimpin pasar sering dianggap sebagai tanda bahwa seseorang telah mencapai keamanan. Setelah berada di posisi tersebut, muncul keinginan untuk mempertahankannya selama mungkin.

Namun, perubahan zaman membuat definisi keamanan menjadi jauh lebih rumit. Teknologi berkembang, kebutuhan pasar berubah, dan profesi yang hari ini dianggap penting dapat kehilangan relevansinya dalam beberapa tahun.

Karena itu, rasa aman sebenarnya bukan kondisi yang dapat dimiliki selamanya. Safety is an illusion.

Ketika Rasa Aman Justru Menjadi Risiko

Masalah dengan rasa aman adalah kecenderungannya membuat manusia berhenti berkembang. Ketika seseorang merasa sudah berhasil, dorongan untuk mempelajari sesuatu yang baru dapat menurun.

Padahal, lingkungan di sekitar terus berubah. Perusahaan berinovasi, teknologi berkembang, kompetitor muncul, dan kebutuhan konsumen bergeser.

Seseorang yang memilih bertahan sepenuhnya pada cara lama mungkin merasa aman hari ini. Namun, ketika perubahan akhirnya datang, ia dapat menghadapi ketidakpastian yang jauh lebih besar karena belum memiliki kemampuan untuk beradaptasi.

Inilah paradoks keamanan: semakin keras seseorang berusaha mempertahankan zona nyaman, semakin besar kemungkinan zona tersebut suatu hari menghilang.

Memahami Safety Circle

Setiap orang memiliki safety circle, yaitu lingkaran yang berisi rutinitas, pengalaman, keterampilan, dan hal-hal yang sudah mereka kuasai.

Di dalam lingkaran tersebut, kehidupan terasa relatif dapat diprediksi. Kita tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana menyelesaikan masalah yang muncul.

Sementara itu, di luar lingkaran terdapat risiko, ketidakpastian, inovasi, dan pengalaman baru.

Ketika dunia berubah dan lingkaran keselamatan mulai menyempit, seseorang memiliki dua pilihan. Ia dapat menolak perubahan dan berusaha mengembalikan keadaan seperti sebelumnya, atau keluar dari lingkaran tersebut untuk mempelajari kemampuan baru.

Pilihan kedua memang terasa lebih sulit. Namun, justru di sanalah pertumbuhan terjadi.

Today's Risk Will Be Tomorrow's Safety

Salah satu paradoks paling menarik dalam pengembangan karier adalah bahwa risiko hari ini dapat menjadi keamanan masa depan.

Ketika seseorang mempelajari keterampilan baru, hal tersebut pada awalnya terasa tidak nyaman. Ia mungkin belum memahami teknologi, belum percaya diri, dan bahkan beberapa kali melakukan kesalahan.

Namun, setelah terus berlatih, sesuatu yang awalnya berada di luar zona nyaman mulai menjadi kemampuan yang dikuasai.

Prosesnya membentuk lingkaran keselamatan baru. Dengan kata lain, keamanan tidak diperoleh dengan menghilangkan seluruh risiko, tetapi dengan memperluas kemampuan untuk menghadapi risiko.

Semakin banyak hal yang mampu dikuasai, semakin luas pula wilayah yang dapat dianggap aman.

Pelajaran dari Dunia Sirkus

Pengalaman Andreas Gebhardt memberikan ilustrasi menarik mengenai prinsip tersebut. Ia merupakan lulusan Sekolah Sirkus Berlin, seniman sirkus bersertifikat negara, dan pernah memenangkan penghargaan di festival sirkus internasional di Paris.

Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat kariernya berhenti. Dunia sirkus mengalami perubahan besar setelah runtuhnya Tirai Besi.

Seniman-seniman berbakat dari Moskwa, Kiev, dan St. Petersburg memasuki pasar Eropa. Banyak dari mereka telah berlatih sejak usia enam tahun. Persaingan kemudian semakin ketat dengan munculnya Cirque du Soleil.

Keahlian yang sebelumnya cukup untuk bersaing tidak lagi menjamin keamanan karier.

Berani Menjadi Pemula Lagi

Untuk menambah variasi pertunjukannya, Gebhardt menghabiskan sekitar dua hingga tiga tahun berlatih juggling selama kurang lebih dua jam setiap hari.

Ia juga menjalani latihan fisik selama dua tahun agar mampu memperpanjang durasi pertunjukan hingga 45 menit. Tujuannya jelas: memenuhi kebutuhan kontrak kapal pesiar Amerika.

Dari sudut pandang keamanan, latihan tersebut berarti keluar dari zona nyaman. Ia harus kembali menjadi seseorang yang belum menguasai keterampilan tertentu.

Namun, risiko tersebut kemudian menjadi kemampuan baru yang membuka peluang kerja baru.

Inilah gambaran nyata dari prinsip "Today's risk will be tomorrow's safety."

Pasar Kerja Terus Mengubah Definisi Aman

Perubahan serupa terjadi di berbagai sektor. Berdasarkan proyeksi studi ketenagakerjaan OECD yang dikutip dalam pembahasan, sekitar 7 hingga 9 persen pekerjaan diperkirakan hilang dalam kurun waktu 10 tahun.

Beberapa pekerjaan yang terdampak berasal dari aktivitas yang dahulu umum ditemui, seperti toko cetak foto, toko fotokopi, dan toko musik.

Namun, hilangnya sebagian pekerjaan tidak berarti pekerjaan manusia secara keseluruhan menghilang. Pada saat yang sama, profesi baru bermunculan di bidang yang sebelumnya belum ada atau belum berkembang, seperti AI trainer, cloud architect, dan social media content creator.

Artinya, perubahan pasar kerja bukan sekadar tentang kehilangan pekerjaan. Perubahan juga menciptakan permintaan terhadap keterampilan baru.

Bahaya Menjadi Ahli yang Tidak Lagi Dibutuhkan

Ada satu peringatan yang sangat relevan dengan kondisi tersebut: "There is nothing worse than being an expert in something that no longer matters."

Menjadi ahli memang merupakan pencapaian. Namun, keahlian memiliki nilai selama masalah yang diselesaikannya masih dibutuhkan.

Karena itu, seseorang tidak cukup hanya memperdalam satu kemampuan sepanjang hidup. Ia juga perlu bertanya apakah kemampuan tersebut masih relevan dengan perubahan lingkungan.

Keahlian dan kemampuan beradaptasi harus berjalan bersama.

Izin untuk Mencoba dan Gagal

Salah satu hambatan terbesar dalam pengembangan diri adalah ketakutan terhadap kegagalan.

Seseorang mungkin ingin belajar teknologi baru, memulai bisnis, berpindah bidang, atau mencoba pekerjaan yang berbeda. Namun, keinginan tersebut sering tertunda karena menunggu waktu, alat, pengetahuan, atau kondisi yang dianggap sempurna.

Padahal, kondisi sempurna hampir tidak pernah datang.

Henry Ford pernah menyampaikan gagasan bahwa lebih banyak orang menyerah daripada benar-benar mengalami kegagalan. Pesan tersebut penting karena kegagalan dan menyerah merupakan dua hal yang berbeda.

Gagal berarti mencoba sesuatu dan mendapatkan hasil yang tidak sesuai harapan. Dari sana, seseorang masih dapat belajar dan memperbaiki strategi. Sementara menyerah berarti menghentikan proses sebelum pembelajaran tersebut menghasilkan perubahan.

Mulai dari Langkah Kecil

Keluar dari zona nyaman tidak selalu berarti mengambil keputusan ekstrem. Perubahan dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

Seseorang dapat mempelajari satu keterampilan baru, mencoba proyek kecil, mengikuti perkembangan industrinya, atau mengambil tanggung jawab yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Setelah satu kemampuan dikuasai, seseorang dapat bergerak ke tantangan berikutnya. Secara bertahap, keterampilan, kecerdasan, dan ketahanan akan berkembang.

Dengan pendekatan ini, risiko tidak lagi dilihat sebagai ancaman semata. Risiko menjadi investasi untuk memperluas kemampuan menghadapi masa depan.

Kesimpulan

Rasa aman dalam karier dan kehidupan bukanlah tempat permanen yang dapat dihuni selamanya. Dunia terus berubah, sehingga zona nyaman yang aman hari ini dapat menjadi tidak relevan pada masa mendatang.

Karena itu, keamanan sejati tidak berasal dari menghindari risiko. Keamanan terbentuk ketika seseorang berani menghadapi risiko, mempelajari hal baru, melakukan kesalahan, dan secara bertahap menguasai sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui.

Pengalaman dunia sirkus menunjukkan bahwa keterampilan yang dahulu cukup dapat kehilangan daya saing ketika pasar berubah. Namun, mereka yang bersedia belajar kembali dapat mengubah ketidakpastian menjadi peluang.

Pada akhirnya, "safety is an illusion" bukan berarti hidup harus dipenuhi ketakutan. Pesannya justru sederhana: jika ingin lebih siap menghadapi masa depan, mulailah memperluas kemampuan hari ini.

Risiko yang berani kita hadapi sekarang mungkin menjadi zona aman yang kita miliki di masa depan.

FAQ

  1. Apa arti "Safety is an illusion" dalam karier? Ungkapan tersebut berarti rasa aman dalam karier tidak bersifat permanen karena kebutuhan pasar, teknologi, dan lingkungan kerja terus berubah.
  2. Mengapa risiko hari ini dapat menjadi keamanan masa depan? Ketika seseorang menghadapi risiko dengan mempelajari keterampilan baru, kemampuan tersebut dapat menjadi modal yang membuatnya lebih siap menghadapi perubahan berikutnya.
  3. Apa yang dimaksud dengan safety circle? Safety circle adalah wilayah pengalaman, rutinitas, keterampilan, dan situasi yang sudah dikuasai seseorang sehingga terasa aman dan dapat diprediksi.
  4. Apakah keluar dari zona nyaman harus selalu dilakukan secara ekstrem? Tidak. Perubahan dapat dimulai dari langkah kecil seperti mempelajari keterampilan baru, mencoba proyek berbeda, atau mengambil tanggung jawab baru.
  5. Mengapa kegagalan penting untuk pengembangan karier? Kegagalan memberikan pengalaman dan informasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki strategi, sedangkan menghindari kegagalan sepenuhnya dapat membuat seseorang berhenti berkembang.

Topik Terkait

Trending Hari Ini