Profil & Institusi

Akademi Komunitas Peternakan Jorong: Kampus Vokasi yang Membawa Sapi ke Ruang Akademik

10 September 2026, 08:56 WIB / Alifa Putri Chaerani
Sumber gambar hasil AI

Sumber gambar hasil AI

Kampus Times - Akademi Komunitas Peternakan Jorong menjadi salah satu perguruan tinggi vokasi yang memiliki karakter sangat spesifik di bidang peternakan. Berlokasi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, kampus ini hadir dengan fokus pendidikan yang tidak sekadar membahas teori peternakan, tetapi juga menekankan keterampilan praktis yang berkaitan langsung dengan pengembangbiakan sapi.

Dalam pangkalan data perguruan tinggi yang dirujuk LLDIKTI Wilayah XI, Akademi Komunitas Peternakan Jorong tercatat dengan kode perguruan tinggi 116002 dan berada di Kabupaten Tanah Laut. Data tersebut menunjukkan keberadaan AKPJ sebagai perguruan tinggi yang tercatat dalam direktori pendidikan tinggi wilayah Kalimantan. (LLP Wilayah XI Kalimantan)

Identitas dan Status Perguruan Tinggi

Akademi Komunitas Peternakan Jorong merupakan perguruan tinggi berbentuk akademi komunitas dengan konsentrasi pendidikan pada sektor peternakan. Kampus ini berdiri pada 2022 dan dikembangkan oleh Yayasan Udiansyah Muhammad Kasi.

Keberadaan kampus di Jorong memberikan karakter tersendiri karena proses pendidikan sangat dekat dengan lingkungan usaha peternakan. Pendekatan tersebut membuat pembelajaran vokasi memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan pengelolaan ternak dan pengembangan sumber daya manusia di sektor peternakan.

Data resmi LLDIKTI mencantumkan Akademi Komunitas Peternakan Jorong sebagai perguruan tinggi di Kabupaten Tanah Laut. Sementara itu, dokumen BAN-PT yang lebih baru juga mencatat program studi AKPJ sebagai program studi berstatus aktif. (LLP Wilayah XI Kalimantan)

Status Akreditasi dan Pengakuan Akademik

Dari sisi akreditasi, Akademi Komunitas Peternakan Jorong telah memperoleh peringkat Baik untuk perguruan tinggi. Keputusan tersebut tercantum dalam SK BAN-PT Nomor 1605/SK/BAN-PT/Ak.P/PT/VIII/2024 tertanggal 18 Agustus 2024.

Program Studi D2 Pengembangbiakan Sapi juga memperoleh peringkat Baik melalui SK BAN-PT Nomor 6072/SK/BAN-PT/Ak.P/D2/III/2025 tertanggal 25 Maret 2025. Dengan demikian, calon mahasiswa tidak hanya perlu melihat nama kampus, tetapi juga dapat mempertimbangkan status akreditasi institusi dan program studi secara terpisah. (Kalimantan Post)

Akademik dan Program Studi

D2 Pengembangbiakan Sapi

Program studi yang tercatat untuk Akademi Komunitas Peternakan Jorong adalah Diploma Dua Pengembangbiakan Sapi. Dalam dokumen BAN-PT, program studi tersebut tercatat dengan kode 54534 dan perguruan tinggi dengan kode 116002. Keduanya berstatus aktif dalam dokumen terkait. (Banpt)

Konsentrasi tersebut membuat pembelajaran memiliki orientasi yang kuat pada pengelolaan sapi, reproduksi, pakan, pemeliharaan, manajemen usaha, hingga keterampilan yang mendukung produktivitas ternak.

Karakter pendidikan seperti ini relevan bagi calon mahasiswa yang ingin memasuki sektor peternakan secara praktis. Lulusan tidak hanya diarahkan untuk memahami konsep, tetapi juga memiliki bekal untuk mengelola kegiatan peternakan dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Fasilitas dan Kehidupan Mahasiswa

Lingkungan pembelajaran AKPJ berkaitan erat dengan aktivitas peternakan. Sejumlah penelitian mahasiswa dan kegiatan akademik juga menggunakan kawasan kampus sebagai lokasi penelitian, termasuk kajian mengenai lahan dan tanaman pakan ternak. Hal ini memperlihatkan bahwa lingkungan kampus dapat menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran berbasis praktik. (Digit?lib ULM)

Dari sisi kehidupan mahasiswa, AKPJ memiliki konsep pendidikan yang cukup berbeda. Informasi publik mengenai penerimaan mahasiswa menyebutkan adanya dukungan berupa asrama dan konsumsi bagi mahasiswa, sehingga aktivitas pendidikan dapat berlangsung dalam lingkungan kampus secara lebih terintegrasi. (Kalimantan Post)

Kegiatan akademik juga melibatkan pihak eksternal. Pada 2025, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tanah Laut mengisi kuliah umum di AKPJ dengan materi peningkatan populasi ternak dan manajemen pakan. (Dinas Peternakan Tanah Laut)

Jalur Pendaftaran dan Biaya

Informasi penerimaan mahasiswa yang tersedia untuk publik menunjukkan bahwa AKPJ membuka kesempatan bagi lulusan SMA atau sederajat. Dalam materi penerimaan yang beredar, calon mahasiswa diminta menyiapkan dokumen pendidikan serta mengikuti proses seleksi administrasi dan wawancara.

Hal yang menjadi perhatian adalah konsep kampus gratis yang diperkenalkan AKPJ. Informasi mengenai penerimaan mahasiswa menyebutkan bahwa biaya pendidikan, asrama, dan konsumsi mendapatkan dukungan dari yayasan. Namun, calon mahasiswa tetap perlu mengonfirmasi ketentuan penerimaan terbaru secara langsung kepada pihak kampus karena skema dan kuota dapat berubah. (Kalimantan Post)

Prospek Kerja dan Jaringan Alumni

Lulusan Pengembangbiakan Sapi memiliki peluang memasuki sektor peternakan, baik sebagai tenaga profesional maupun pelaku usaha. Kompetensi yang diperoleh dapat digunakan untuk mengembangkan usaha pembibitan, penggemukan, manajemen pakan, pemeliharaan ternak, hingga pengelolaan bisnis peternakan.

Ekosistem AKPJ juga mulai bersinggungan dengan dunia penelitian dan publikasi. Kampus mengelola Jurnal Sains Peternakan dan Inovasi Indonesia yang membahas produksi ternak, nutrisi, reproduksi, kesehatan ternak, teknologi hasil ternak, agribisnis, hingga smart farming. (Jurnal Ghalih Foundation)

Untuk jaringan kerja sama, AKPJ tercatat memiliki nota kesepahaman dengan Universitas Lambung Mangkurat. Kerja sama tersebut menjadi salah satu indikasi adanya hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi lain dalam pengembangan pendidikan dan kegiatan akademik.

Website dan Informasi Resmi

Berdasarkan penelusuran, belum ditemukan laman utama perguruan tinggi AKPJ yang dapat diverifikasi secara kuat sebagai website resmi institusi. Karena itu, informasi mengenai status perguruan tinggi dan program studi dalam artikel ini mengutamakan data direktori LLDIKTI serta dokumen BAN-PT.

Untuk informasi kelembagaan dan aktivitas ilmiah yang terkait dengan AKPJ, salah satu laman yang dapat diakses adalah pengelolaan Jurnal Sains Peternakan dan Inovasi Indonesia yang dikelola oleh Akademi Komunitas Peternakan Jorong. (Jurnal Ghalih Foundation)

Kesimpulan

Akademi Komunitas Peternakan Jorong menawarkan model pendidikan vokasi yang sangat spesifik melalui Program Studi D2 Pengembangbiakan Sapi. Status perguruan tinggi dan program studinya tercatat aktif, sementara keduanya telah memperoleh peringkat akreditasi Baik.

Keunggulan utama AKPJ terletak pada kedekatan pendidikan dengan praktik peternakan serta konsep pendidikan yang berorientasi pada keterampilan dan kemandirian. Bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni bidang sapi sekaligus memperoleh pengalaman praktis, AKPJ dapat menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan, dengan catatan informasi penerimaan, kuota, fasilitas, dan pembiayaan perlu dikonfirmasi kembali kepada pihak kampus sebelum mendaftar.

Sumber utama: Pangkalan data/direktori perguruan tinggi LLDIKTI Wilayah XI, dokumen BAN-PT, serta publikasi yang dikelola AKPJ. (LLP Wilayah XI Kalimantan)

FAQ

  1. Apa itu Akademi Komunitas Peternakan Jorong? Akademi Komunitas Peternakan Jorong adalah perguruan tinggi vokasi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, yang berfokus pada bidang peternakan. (LLP Wilayah XI Kalimantan)

  2. Apa program studi yang tersedia di AKPJ? Program studi yang tercatat adalah D2 Pengembangbiakan Sapi dengan status aktif. (Banpt)

  3. Bagaimana akreditasi Akademi Komunitas Peternakan Jorong? Akreditasi perguruan tinggi dan Program Studi D2 Pengembangbiakan Sapi sama-sama berperingkat Baik berdasarkan keputusan BAN-PT. (Kalimantan Post)

  4. Apakah kuliah di AKPJ gratis? Informasi penerimaan yang tersedia menyebutkan konsep kampus gratis dengan dukungan biaya pendidikan, asrama, dan konsumsi, tetapi ketentuan terbaru harus dikonfirmasi kepada pihak kampus. (Kalimantan Post)

  5. Lulusan D2 Pengembangbiakan Sapi bisa bekerja sebagai apa? Lulusan dapat mengembangkan karier atau usaha di bidang pembibitan dan penggemukan sapi, manajemen peternakan, pakan, serta kewirausahaan peternakan.

Topik Terkait