News

UMPWR Gelar RTM 2026, Delapan Program Studi Raih Akreditasi Unggul

10 September 2026, 14:07 WIB / Media Komunikasi UMPurworejo
Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) TA 2025/2026 UMPWR

Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) TA 2025/2026 UMPWR

PURWOREJO, Kampus Times – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi melalui Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan tersebut digelar pada Kamis, 10 September 2026, di Ruang Seminar Gedung Rektorat UMPWR. RTM menjadi bagian penting dalam sistem penjaminan mutu karena menjadi forum evaluasi sekaligus penentuan langkah perbaikan setelah pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI).

Dalam forum tersebut, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMPWR memaparkan hasil AMI akademik dan nonakademik. Berbagai temuan, saran, serta rekomendasi kemudian menjadi bahan evaluasi bagi unit-unit terkait untuk menentukan tindak lanjut.

Dihadiri Pimpinan dan Pengelola Unit

RTM UMPWR dihadiri Ketua Badan Pembina Harian (BPH), jajaran rektorat, LPM, para dekan, ketua program studi, kepala lembaga, kepala biro, kepala unit, hingga kepala laboratorium.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penjaminan mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab LPM. Peningkatan mutu membutuhkan keterlibatan seluruh unit agar hasil evaluasi dapat diterjemahkan menjadi perbaikan nyata.

Mutu Tidak Sekadar Persoalan Dokumen

Kepala LPM UMPWR, Prof. Dr. Suyitno, M.Pd., menegaskan bahwa RTM tidak boleh dipahami hanya sebagai forum untuk membahas hasil audit dan kelengkapan administrasi.

Menurutnya, RTM harus menjadi ruang untuk melihat bagaimana sistem mutu benar-benar diterapkan dan dikembangkan dalam aktivitas perguruan tinggi.

“Tidak hanya membahas hasil AMI, tapi lebih dari itu kita membahas mutunya. Bukan sekadar dokumen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, RTM juga berfungsi menentukan langkah lanjutan setelah AMI, khususnya terhadap berbagai aspek yang masih membutuhkan perbaikan.

Budaya Mutu Terus Berkembang

Suyitno menilai pelaksanaan budaya mutu di UMPWR menunjukkan perkembangan dari tahun ke tahun. Ia menyebut sejumlah indikator penguatan institusi telah dimiliki UMPWR, termasuk program studi berpredikat Unggul serta peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala maupun Guru Besar.

Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi UMPWR untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Delapan Program Studi Raih Akreditasi Unggul

Ketua BPH UMPWR, Drs. Muh Hamidi, M.Pd., memberikan apresiasi kepada LPM, auditor, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan AMI serta RTM.

Namun, ia mengingatkan agar hasil RTM tidak berhenti pada rekomendasi. Setiap temuan perlu diterjemahkan menjadi tindakan perbaikan yang memberikan dampak terhadap kinerja masing-masing unit.

Sementara itu, Rektor UMPWR Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., menyampaikan bahwa institusinya terus menunjukkan perkembangan dalam pencapaian akreditasi program studi.

“Alhamdulillah progres akreditasi prodi bertambah yang Unggul. Sudah ada delapan prodi yang Unggul,” kata Rektor.

Tindak Lanjut AMI Menjadi Prioritas

Rektor menilai pelaksanaan AMI di lingkungan UMPWR telah berjalan cukup baik. Meski demikian, aspek tindak lanjut terhadap hasil audit masih perlu diperkuat.

“AMI di UMPWR sudah cukup bagus pelaksanaannya. Hanya perlu ditingkatkan tindak lanjut dari hasil AMI-nya,” tegasnya.

Karena itu, seluruh program studi, unit, dan lembaga diminta melaksanakan perbaikan berdasarkan hasil AMI. Tindak lanjut yang konsisten diharapkan dapat mencegah munculnya kembali kekurangan yang sama pada audit berikutnya.

Membangun Penjaminan Mutu Berkelanjutan

Pelaksanaan RTM menunjukkan bahwa sistem penjaminan mutu perguruan tinggi membutuhkan siklus yang berkesinambungan, mulai dari evaluasi, identifikasi masalah, perencanaan perbaikan, hingga pemantauan hasil tindak lanjut.

Bagi UMPWR, penguatan budaya mutu menjadi semakin strategis seiring dengan meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pendidikan tinggi dan pencapaian akreditasi.

Kesimpulan

Rapat Tinjauan Manajemen UMPWR Tahun Akademik 2025/2026 menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu di seluruh lingkungan universitas. Dengan delapan program studi yang telah meraih predikat Unggul, UMPWR memiliki fondasi positif untuk melanjutkan peningkatan kualitas institusi.

Namun, capaian akreditasi perlu diikuti dengan perbaikan yang konsisten. Tantangan berikutnya bukan sekadar memenuhi dokumen atau memperoleh predikat, melainkan memastikan hasil AMI benar-benar menghasilkan perubahan dalam proses kerja, layanan akademik, dan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Topik Terkait